CILEGON | BIDIK BANTEN – Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang mulai menjangkau sejumlah wilayah Banten menjadi perhatian Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PAN, Buhaeti Romli.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Grogol-Merak, Buhaeti mengingatkan masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi tersebut, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun instansi terkait.
Bagi Buhaeti, menghadapi kondisi alam seperti ini bukan hanya membutuhkan kewaspadaan secara lahiriah, tetapi juga ikhtiar dan doa.
Masyarakat, khususnya warga Grogol dan Merak, diharapkan menjaga kesehatan dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah serta mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi abu vulkanik semakin terasa.
Di sisi lain, sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama, Buhaeti juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ikhtiar menjaga kesehatan dan keselamatan tetap harus dilakukan, sementara doa menjadi bagian dari sikap batin dalam menghadapi kondisi yang berada di luar kendali manusia.
Terlebih wilayah Merak berada di kawasan pesisir yang berdekatan dengan Selat Sunda dan secara geografis relatif dekat dengan Gunung Anak Krakatau.
Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya dan mengikuti perkembangan resmi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Pesan tersebut menjadi penting agar kewaspadaan tidak berubah menjadi kepanikan.
Masyarakat tetap menjalankan aktivitas dengan memperhatikan kondisi lingkungan, menjaga kesehatan dan saling mengingatkan apabila menemukan kondisi yang membutuhkan perhatian.
Ikhtiar dilakukan, kewaspadaan dijaga, dan doa tetap dipanjatkan.




















