CILEGON | BIDIK BANTEN – Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon padam. Jaringan kabel diduga dipotong oleh orang tak bertanggung jawab, sehingga mengganggu penerangan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Kondisi tersebut terlihat dalam unggahan Status WhatsApp Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Cilegon, Heri Suheri. Dalam rekaman dari kawasan PCI hingga Bank BJB Simpang Raya, petugas menyebut adanya kabel yang diduga sengaja dipotong.
Video lainnya memperlihatkan petugas memeriksa bak kontrol PJU di kawasan Kampung Sedungkul, Cibeber. Kabel terlihat tidak utuh, sementara petugas melakukan pengecekan menggunakan senter.
Heri mengungkapkan kekesalannya melalui keterangan unggahan. “Ulah manusia yang hanya memikirkan diri sendiri, membahayakan keselamatan orang lain,” tulisnya.
Pada malam yang sama, petugas terlihat melakukan perbaikan jaringan. Heri juga mengunggah dokumentasi patroli gabungan bersama personel Polsek Cibeber untuk memantau aktivitas balap liar di kawasan JLS.
Padamnya PJU bukan persoalan sepele. Minimnya penerangan dapat mengurangi jarak pandang pengendara, terlebih JLS menjadi jalur lalu lintas berbagai jenis kendaraan, termasuk kendaraan berat.
Jika dugaan pemotongan kabel terbukti sebagai tindak pencurian atau perusakan, aparat perlu menelusuri pihak yang bertanggung jawab. Sementara itu, pengamanan jaringan dan perbaikan berkelanjutan dibutuhkan agar gangguan serupa tidak terus berulang.
Sebab, penerangan JLS bukan sekadar fasilitas, melainkan bagian penting dari keselamatan masyarakat yang melintas setiap malam.





















