CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Program pasar murah yang akan digelar Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Citangkil pada 18–19 April 2026 mulai mendapat perhatian dan sambutan positif dari masyarakat.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Kantor Kelurahan Citangkil ini akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti telur, minyak goreng, mie instan, hingga garam dapur dengan harga yang lebih terjangkau.
Informasi terkait kegiatan tersebut telah menyebar di tengah masyarakat dan memunculkan harapan besar, terutama bagi warga yang selama ini harus berhadapan dengan harga kebutuhan pokok yang fluktuatif.
Warga Berharap Harga Lebih Bersahabat
Sejumlah warga Citangkil mengaku menyambut baik rencana pasar murah tersebut. Mereka menilai program ini bisa menjadi solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kalau harganya lebih murah dari pasaran, tentu sangat membantu. Apalagi sekarang kebutuhan pokok kadang naik,” ujar Siti, warga setempat.
Warga juga berharap pelaksanaan nanti berjalan tertib dan tepat sasaran, mengingat jumlah paket yang disediakan terbatas.
“Semoga pembagiannya merata dan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Peran Koperasi Didorong Lebih Nyata
Sobirin, selaku Wakil Ketua Bidang Usaha KMP Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya koperasi untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Ia yang juga merupakan pengelola Koperasi Konsumen Tani Masigit Sejahtera di Lingkungan Masigit RT 03 RW 08 Citangkil menegaskan, koperasi memiliki peran tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam aspek sosial.
“Kami ingin koperasi ini bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam membantu kebutuhan pokok,” ujarnya.
Fokus pada Kebutuhan Pokok
Dalam pelaksanaannya nanti, panitia akan menyediakan sejumlah komoditas utama seperti gas elpiji 3 kilogram, beras SPHP dan premium, minyak goreng, serta gula.
Program ini juga diprioritaskan bagi anggota koperasi, yang nantinya akan mendapatkan harga lebih terjangkau dibandingkan pembeli umum.
Sebagai gambaran, harga minyak goreng di pasaran saat ini berkisar Rp14.000–Rp16.000 per liter. Melalui pasar murah, diharapkan masyarakat bisa memperoleh harga yang lebih ringan dari kisaran tersebut.
Diharapkan Berkelanjutan
Dengan antusiasme warga yang mulai terlihat, program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi bisa berjalan secara berkelanjutan.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin, jadi masyarakat punya alternatif untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” pungkas Sobirin.



























