Rahmatullah Soroti Prognosis APBD Cilegon, Angka Pajak Tak Sinkron

1

IMG 20260805 WA0013

CILEGON – Anggota DPRD Kota Cilegon, Rahmatullah, menyoroti ketidaksesuaian angka dan narasi dalam dokumen Laporan Realisasi Anggaran Semester I dan Prognosis Enam Bulan Berikutnya Tahun Anggaran 2026.

Rahmatullah meminta pimpinan DPRD mempertimbangkan perbaikan dokumen sebelum pembahasan dilanjutkan. Ia menilai perbedaan angka dalam tabel dengan narasi harus diperjelas agar tidak menimbulkan persoalan saat dokumen tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan.

“Kalau angka dan narasi masih berbeda, ini saya kira sudah kelalaian daripada BPKD yang membuat dokumen ini. Saya mohon kebijakan pimpinan rapat dan pimpinan dewan, apakah ditunda atau diperbaiki,” ujar Rahmatullah.

Ia mencontohkan Pajak Reklame. Dalam uraian dokumen, target Pajak Reklame tercatat sekitar Rp3,02 miliar, sementara pada tabel terdapat angka Rp830,22 miliar yang sama dengan total Pajak Daerah.

Rahmatullah juga menyoroti target BPHTB Rp206,38 miliar yang hingga Semester I baru terealisasi Rp20,51 miliar atau 9,94 persen. Ia mengingatkan agar target tersebut tidak kembali meleset seperti tahun-tahun sebelumnya.

Selain pendapatan, ia mempertanyakan kondisi APBD yang memproyeksikan pendapatan sekitar Rp1,943 triliun, sementara belanja mencapai Rp2,057 triliun, sehingga terdapat defisit sekitar Rp113,89 miliar.

Rahmatullah juga meminta pemerintah mengoptimalkan aset daerah dan memastikan potensi pendapatan, termasuk yang berkaitan dengan PT PCM, benar-benar dapat direalisasikan.

“Yang kita inginkan narasinya sama, angkanya sama, sumber datanya jelas. Daripada kita berdebat di angka-angka yang kurang jelas, silakan direvisi kembali,” tegasnya.

(Redaksi Bidik Banten)