Helldy Kembali Pimpin Gerindra Cilegon, Konsolidasi Jadi Langkah Awal

13

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Helldy Agustian kembali dipercaya memimpin DPC Partai Gerindra Kota Cilegon untuk periode 2026–2031.

Surat Keputusan (SK) kepengurusan diserahkan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Andra Soni. Dalam struktur baru tersebut, Helldy tetap berada di posisi ketua, didampingi Hasbi Sidik sebagai sekretaris dan Nur Irwantoro sebagai bendahara.

Bagi Helldy, periode baru ini bukan sekadar pergantian kepengurusan. Ada pekerjaan organisasi yang langsung menunggu di depan mata: merapikan barisan, menyatukan gerak, kemudian mengejar target politik yang sudah dipasang.

Langkah pertama yang disebut Helldy adalah konsolidasi internal.

“Pertama, akan konsolidasi seluruh pengurus untuk menyamakan visi dan misi ke depan. Kita harus kompak bergerak dan memberikan dampak,” kata Helldy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sekjen Gerindra Sugiono, serta Ketua DPD Gerindra Banten Andra Soni atas kepercayaan yang kembali diberikan.

Targetnya pun tidak dibuat samar. Gerindra Cilegon ingin mengejar posisi sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Kota Cilegon.

“Semoga Gerindra Kota Cilegon bisa menjadi partai pemenang, karena selisih saat ini hanya satu kursi,” ujarnya.

Angka memang tidak bisa diajak basa-basi.

Pada Pemilu 2024, Gerindra memperoleh tujuh kursi DPRD Kota Cilegon. Jumlah tersebut bertambah satu kursi dibandingkan Pemilu 2019 yang memperoleh enam kursi.

Sementara posisi teratas ditempati partai yang mengantongi delapan kursi.

Jadi, kalau bicara target, jaraknya memang tidak terlalu jauh. Hanya satu kursi.

Tetapi satu kursi dalam politik bukan perkara kecil. Di balik angka itu ada kerja organisasi, calon legislatif, struktur partai, pemilih, dan tentu saja peta politik yang bisa berubah dalam hitungan waktu.

Di sinilah kepengurusan Gerindra Cilegon periode 2026–2031 akan diuji. Bukan hanya bagaimana menjaga mesin partai tetap bergerak, tetapi juga bagaimana menerjemahkan konsolidasi menjadi kekuatan politik yang benar-benar terasa di lapangan.

Helldy sendiri bukan nama baru dalam politik Cilegon.

Sebelum bergabung dengan Gerindra, ia pernah menjalani perjalanan politik bersama Partai Berkarya. Pada Pilkada Cilegon 2020, Helldy berpasangan dengan Sanuji Pentamarta dan memenangkan kontestasi tersebut hingga kemudian memimpin Kota Cilegon periode 2021–2026.

Sebelumnya, Helldy juga pernah mencalonkan diri sebagai calon wali kota pada Pilkada Cilegon 2010 dan 2015.

Artinya, perjalanan politik Helldy tidak lahir dari satu panggung saja. Ada proses panjang sebelum akhirnya ia berada di pemerintahan, kemudian masuk ke Gerindra dan dipercaya memimpin partai tersebut di tingkat kota.

Di luar politik, Helldy juga memiliki latar belakang dunia usaha sebelum aktivitas politik dan pemerintahan semakin membawanya ke ruang publik.

Pada 2023, Helldy bergabung dengan Partai Gerindra dan kemudian dipercaya menjadi Ketua DPC Gerindra Kota Cilegon.

Kini kepercayaan itu kembali diberikan untuk lima tahun ke depan.

Tinggal bagaimana kepengurusan baru menerjemahkan kepercayaan tersebut menjadi kerja organisasi.

Sebab dalam politik, mendapatkan jabatan adalah satu perkara. Mempertahankan kepercayaan dan mengubahnya menjadi hasil politik adalah perkara yang berbeda.

Gerindra Cilegon sudah memasang targetnya sendiri: mengejar kursi terbanyak di DPRD Kota Cilegon.

Selisihnya satu kursi.

Selebihnya, publik akan melihat bagaimana angka itu bergerak.