Puluhan Tahun Berbagi, Menyan Rutin Santuni Yatim dan Dhuafa di Samang Raya

3

IMG 20260313 WA0043 1

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Kegiatan santunan bagi anak yatim, janda lanjut usia, dan warga dhuafa kembali digelar di Lingkungan Samang Raya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan sosial tersebut diprakarsai oleh Menyan, tokoh masyarakat setempat yang juga menjabat sebagai Ketua RW di lingkungan tersebut. Santunan yang digelar setiap Jumat ini bahkan telah berlangsung secara rutin selama puluhan tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar.

Ratusan warga menghadiri kegiatan tersebut, terdiri dari anak-anak yatim, para janda lanjut usia, serta warga dhuafa. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat, dilaksanakan setelah salat Jumat di kediaman Menyan.

Dalam kegiatan tersebut, para anak yatim selain menerima uang santunan juga mendapatkan paket bekal untuk berbuka puasa. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka selama menjalankan ibadah puasa.

Menyan mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus bagian dari ibadah sosial yang terus ia jalankan bersama warga.

“Alhamdulillah santunan ini sudah lama kami lakukan dan rutin setiap Jumat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus berjalan dan memberi manfaat bagi anak-anak yatim, para janda, serta warga dhuafa di lingkungan ini,” ujar Menyan.

Selain aktif sebagai Ketua RW, Menyan juga dikenal sebagai pengusaha lokal di wilayah Samang Raya. Dalam menjalankan usahanya, ia juga melibatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar serta memberi ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk ikut berkontribusi.

Beberapa kalangan menyebut Menyan sebagai salah satu pengusaha yang dipercaya oleh sejumlah industri yang beroperasi di Kota Cilegon, termasuk dalam pekerjaan yang berkaitan dengan proyek strategis nasional (PSN) yang saat ini tengah membangun salah satu pabrik besar di kota tersebut.

Meski memiliki kesibukan dalam dunia usaha, kegiatan santunan yang digelar setiap Jumat tersebut tetap dijalankan secara konsisten. Bagi warga Samang Raya, kegiatan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial dan kebersamaan yang terus terjaga di tengah masyarakat.

(Han)