Manajemen IP Suralaya Buka Puasa Bersama Wartawan Cilegon, Pesan Komunikasi Jadi Sorotan

4

IMG 20260306 WA0009

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Sejumlah wartawan di Kota Cilegon menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar manajemen Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu kafe di Kota Cilegon itu dihadiri jajaran kru humas hingga General Manager UBP Suralaya. Acara berlangsung santai, diisi sambutan, dialog ringan, hingga kuis kecil berhadiah bagi para jurnalis yang hadir.

Dalam sambutannya, pihak manajemen menekankan pentingnya komunikasi antara perusahaan dan media, khususnya apabila muncul informasi atau persoalan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan.

Perwakilan manajemen berharap setiap isu yang berkembang dapat terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pihak internal sebelum menjadi pembicaraan luas di ruang publik.

“Kami tidak ingin sebelum ada komunikasi dengan kami sudah ramai di luar sana,” ujar salah satu perwakilan manajemen dalam sambutannya.

Pihak perusahaan juga menyampaikan rencana untuk membagikan sejumlah nomor kontak pejabat internal kepada wartawan agar proses komunikasi dapat berjalan lebih cepat apabila muncul informasi yang membutuhkan klarifikasi.

“Kalau ada permasalahan sekecil apa pun, bentuknya informasi atau rencana klarifikasi, kami mohon dikomunikasikan dulu,” katanya.

Di sela-sela acara, suasana sempat mencair melalui sesi kuis singkat. Salah satu pertanyaan yang diajukan kepada wartawan adalah mengenai tahun berdirinya UBP Suralaya yang disebut mulai beroperasi pada 1984. Jika dihitung hingga 2026, usia pembangkit tersebut kini telah mencapai sekitar 42 tahun.

Meski berlangsung dalam suasana kekeluargaan, pesan yang disampaikan manajemen terkait alur komunikasi sebelum sebuah isu berkembang di ruang publik menjadi catatan tersendiri bagi para jurnalis yang hadir.

Dalam praktik jurnalistik, komunikasi dan konfirmasi kepada narasumber memang merupakan bagian penting dari proses peliputan. Namun pada saat yang sama, independensi pers tetap menjadi prinsip utama agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap objektif, berimbang, dan tidak terpengaruh kepentingan pihak tertentu.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. (Han)