Di Tengah Kepungan Industri Raksasa, Jajuli Ajak Warga Grogol-Merak Perkuat Kepedulian di Idul Adha

1

IMG 20260517 WA0003

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri di wilayah Grogol dan Merak, momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dinilai menjadi pengingat penting tentang arti kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa kemanusiaan di tengah kehidupan masyarakat.

Anggota DPRD Kota Cilegon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) daerah pemilihan Grogol–Merak, Jajuli mengajak masyarakat untuk tetap menjaga solidaritas sosial dan budaya gotong royong di tengah aktivitas kawasan industri yang terus berkembang pesat.

Menurutnya, wilayah Grogol dan Merak saat ini menjadi salah satu kawasan strategis nasional karena dipadati berbagai industri besar berskala nasional hingga internasional. Salah satunya keberadaan Lotte Chemical Indonesia yang menjadi bagian dari geliat investasi besar di Kota Cilegon.

Selain dikenal sebagai kawasan industri, Merak juga memiliki peran vital sebagai jalur penghubung utama antara Pulau Jawa dan Sumatera melalui Pelabuhan Merak yang setiap hari dipadati aktivitas transportasi dan logistik nasional.

Namun di balik besarnya aktivitas industri dan mobilitas nasional tersebut, Jajuli menilai masyarakat sekitar tetap membutuhkan perhatian serius, terutama terkait kesejahteraan sosial, kesempatan kerja, dan pemerataan manfaat pembangunan.

“Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai itu jangan sampai hilang di tengah perkembangan kawasan industri yang semakin besar,” ujarnya.

Ia berharap momentum Idul Adha tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi penguat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan dunia industri agar bisa tumbuh bersama tanpa meninggalkan warga sekitar.

“Kita tentu mendukung investasi dan perkembangan industri. Tapi masyarakat sekitar juga harus ikut merasakan manfaatnya, baik dari sisi ekonomi, lapangan kerja, maupun kesejahteraan sosial,” katanya.

Jajuli juga mendorong perusahaan-perusahaan besar di wilayah Grogol dan Merak agar lebih aktif memperkuat tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar, termasuk membuka peluang yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal serta mendukung pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, kawasan industri yang maju harus dibarengi dengan kehidupan sosial masyarakat yang kuat dan harmonis agar pertumbuhan daerah berjalan seimbang.

“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Kebersamaan dan kepedulian sosial harus tetap dijaga demi masa depan Cilegon yang lebih baik,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Jajuli mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai penguat persatuan, rasa kemanusiaan, dan budaya gotong royong di tengah dinamika kawasan industri dan pelabuhan yang terus berkembang di Kota Cilegon.