CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dinilai bukan hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga pengingat penting tentang arti kepedulian, pengorbanan, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Anggota DPRD Kota Cilegon sekaligus tokoh masyarakat, Haji Buhaeti Romli mengajak masyarakat untuk memperkuat rasa kepedulian sosial, terutama di tengah kondisi ekonomi yang saat ini masih dirasakan berat oleh sebagian warga.
Menurutnya, semangat Idul Adha harus mampu menjadi penguat solidaritas sosial agar masyarakat tetap saling membantu dan tidak kehilangan rasa persaudaraan di tengah berbagai tekanan kehidupan.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Momentum ini harus menjadi pengingat agar kita tetap menjaga kebersamaan dan saling membantu, terutama kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi masyarakat saat ini membutuhkan perhatian bersama, baik dari pemerintah, kalangan industri, maupun masyarakat itu sendiri agar semangat gotong royong tetap terjaga.
“Kita ingin masyarakat tetap kuat dan tidak merasa sendiri menghadapi keadaan. Kepedulian sosial harus terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Kota Cilegon,” katanya.
Selain itu, Haji Buhaeti Romli juga berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat kecil, mulai dari kesejahteraan, bantuan sosial, pendidikan hingga kesempatan kerja bagi warga lokal.
Tak hanya kepada pemerintah, ia juga mendorong dunia industri di Kota Cilegon agar ikut memperkuat tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar dan membuka ruang lebih besar bagi masyarakat lokal untuk berkembang bersama kemajuan industri.
“Kalau pemerintah, industri dan masyarakat bisa berjalan bersama, saya yakin kondisi Kota Cilegon ke depan akan lebih baik dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tuturnya.
Di akhir keterangannya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai penguat persatuan, rasa kemanusiaan, serta budaya gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Kota Cilegon.



























