Hari Arafah Jadi Pengingat Kepedulian dan Introspeksi, Haji Buhaeti Romli Ajak Warga Perbanyak Doa dan Amal

28

IMG 20260525 WA0054

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Momentum Hari Arafah 1447 Hijriah dinilai menjadi salah satu waktu penting bagi umat Islam untuk memperbanyak doa, introspeksi diri, dan memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.

Anggota DPRD Kota Cilegon sekaligus tokoh masyarakat, Haji Buhaeti Romli mengajak masyarakat memanfaatkan Hari Arafah dengan memperbanyak ibadah, doa, zikir, serta amal kebaikan di tengah kondisi kehidupan masyarakat yang masih penuh tantangan.

Menurutnya, Hari Arafah bukan hanya memiliki nilai spiritual yang tinggi, tetapi juga menjadi pengingat penting tentang arti keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama manusia.

“Momentum Hari Arafah ini mari kita manfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih belum sepenuhnya stabil harus menjadi perhatian bersama agar semangat kebersamaan dan gotong royong tetap terjaga di tengah kehidupan sosial masyarakat Kota Cilegon.

Menurut Haji Buhaeti Romli, semangat Hari Arafah juga mengajarkan pentingnya menjaga hati, memperbaiki diri, dan memperkuat hubungan sosial antarwarga agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.

“Di tengah situasi kehidupan yang tidak mudah, masyarakat harus tetap kuat, saling membantu, dan tidak kehilangan rasa persaudaraan. Nilai-nilai itu yang harus terus kita jaga,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah, dunia industri, dan masyarakat dapat terus berjalan bersama dalam menjaga stabilitas sosial serta memperhatikan kesejahteraan masyarakat kecil di Kota Cilegon.

Selain mengajak masyarakat memperbanyak doa dan amal saleh, Haji Buhaeti Romli juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan serta menghindari perpecahan yang dapat merusak kebersamaan di tengah masyarakat.

“Semoga Hari Arafah membawa keberkahan, ketenangan, dan memperkuat rasa kemanusiaan di tengah kehidupan masyarakat Kota Cilegon,” tuturnya.