Rencana Perluasan Stadion Geger Cilegon Disorot Masyarakat, Beban APBD Jadi Kekhawatiran

556

 

lv 0 20260112060707

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Rencana Pemerintah Kota Cilegon memperluas lahan Stadion Geger Cilegon seluas 2,8 hektare menuai sorotan dari masyarakat dan pengguna stadion. Warga menilai, kebijakan tersebut berpotensi menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sementara kondisi fasilitas stadion yang ada hingga kini dinilai belum optimal.

Masyarakat yang rutin memanfaatkan Stadion Geger Cilegon untuk berolahraga menyebutkan masih banyak fasilitas dasar yang perlu dibenahi. Mulai dari sarana pendukung atlet, penerangan, hingga kelengkapan stadion yang dinilai belum memenuhi standar kompetisi olahraga profesional.

“Stadion ini tiap hari dipakai warga, tapi fasilitasnya masih banyak kekurangan. Kalau yang ada saja belum beres, kenapa sudah bicara perluasan lahan,” ujar Andi, warga sekaligus pengguna Stadion Geger Cilegon, Minggu (11/1/2025).

Sejumlah pengguna stadion juga menyoroti fakta bahwa hingga kini perawatan dan operasional Stadion Geger Cilegon masih bergantung pada APBD Kota Cilegon. Kondisi tersebut membuat rencana pembebasan lahan dan pengembangan kawasan baru dinilai berisiko menambah beban keuangan daerah.

“Perluasan itu bukan cuma soal lahan. Ada biaya pembangunan, perawatan, sampai operasional jangka panjang. Ujung-ujungnya tetap pakai APBD,” kata Budi, pengguna stadion lainnya.

Selain itu, masyarakat mengaitkan rencana tersebut dengan berbagai kebutuhan lain yang juga membebani APBD Cilegon. Mulai dari penanganan banjir dan perbaikan drainase, pembangunan infrastruktur dasar, hingga kebutuhan layanan pendidikan dan kesehatan.

“Masih banyak kebutuhan mendesak yang dirasakan langsung warga. Jangan sampai anggaran malah terserap ke proyek besar tapi manfaatnya belum jelas,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon saat dimintai tanggapannya menyebutkan bahwa rencana perluasan Stadion Geger Cilegon belum masuk kategori mendesak. Menurutnya, pemerintah daerah masih perlu melihat kondisi keuangan daerah serta skala prioritas pembangunan lainnya.

“Untuk saat ini belum terlalu urgen. Masih banyak kebutuhan lain yang juga harus diprioritaskan dan disesuaikan dengan kemampuan APBD,” ujarnya singkat, Minggu (11/1/2025).

Rencana pengembangan otomotif center yang dikaitkan dengan perluasan stadion juga menjadi perhatian. Warga berharap fungsi utama stadion sebagai ruang olahraga publik dan pembinaan atlet tidak tergeser oleh konsep lain yang dinilai belum mendesak.

Masyarakat dan pengguna Stadion Geger Cilegon berharap Pemkot Cilegon lebih transparan dalam menentukan skala prioritas penggunaan APBD serta melibatkan warga dan komunitas olahraga dalam perencanaan pengembangan stadion ke depan. (*/Red)