Polda Banten Sekat Kendaraan di Cilegon Timur Saat Mudik Lebaran 2026, Truk Dialihkan ke Ciwandan dan BBJ

71

IMG 20260312 WA0031

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali memadat di jalur menuju pelabuhan penyeberangan Merak. Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Polda Banten menyiapkan skema penyekatan kendaraan di kawasan Cilegon Timur.

Kebijakan ini menjadi bagian dari rekayasa lalu lintas yang diterapkan menjelang puncak arus mudik, khususnya bagi kendaraan berat yang menuju pelabuhan penyeberangan menuju Sumatera.

Dalam skema tersebut, kendaraan logistik tidak lagi diarahkan ke Pelabuhan Merak, melainkan dialihkan ke pelabuhan lain yang telah disiapkan.

Kendaraan besar seperti truk dengan klasifikasi golongan 5B dan 6B akan diarahkan menuju Pelabuhan Ciwandan. Sementara kendaraan sumbu tiga atau lebih, yakni golongan 7, 8, dan 9, dialihkan menuju Pelabuhan BBJ Bojonegara.

Pengalihan tersebut mulai diterapkan sekitar pukul 15.00 WIB sebagai upaya memecah kepadatan kendaraan yang biasanya menumpuk di jalur menuju Merak saat musim mudik.

Dengan pola ini, Pelabuhan Merak diprioritaskan untuk kendaraan penumpang, seperti mobil pribadi, bus, dan penyeberang pejalan kaki.

Langkah ini dinilai penting karena jalur menuju Merak selama ini kerap menjadi titik krusial setiap musim mudik. Lonjakan kendaraan dari arah Jakarta dan wilayah barat Pulau Jawa biasanya membuat antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer.

Pemisahan jalur antara kendaraan logistik dan kendaraan pemudik diharapkan dapat mempercepat proses penyeberangan sekaligus mengurangi potensi kemacetan panjang di kawasan Cilegon.

Selain itu, aparat kepolisian juga akan menempatkan personel di sejumlah titik pengawasan guna memastikan kendaraan mengikuti jalur yang telah ditentukan selama periode arus mudik.

Pemerintah memprediksi jutaan pemudik akan bergerak menuju Sumatera melalui jalur penyeberangan Merak selama periode Lebaran tahun ini.

Karena itu, pengaturan lalu lintas di kawasan Cilegon menjadi salah satu fokus utama dalam operasi pengamanan mudik untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

(*/Ran)