CILEGON, BIDIKBANTEN.COM – Jika di gedung dewan ia dikenal tegas menyuarakan aspirasi, di luar gedung ia justru tampil sebagai sosok ayah dan suami yang hangat, religius dan romantis. Itulah potret lain H. Buhaeti Romli yang terekam dalam kompilasi status WhatsApp POTRET 2025.
Video dengan nama kontak H Buhaeti – Hari ini beredar dan menjadi perbincangan warga. Bukan soal politik, melainkan soal keluarga.
Sosok yang ada di dalam video tersebut bukanlah orang baru di Cilegon. Drs. H. Buhaiti R., M.M. tercatat sebagai anggota DPRD Kota Cilegon dari PAN Dapil Kota Cilegon 4 dan saat ini merupakan anggota DPRD Kota Cilegon periode 2024–2029 dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Namun di mata warga Grogol, ia lebih dari sekadar anggota dewan. Ia dikenal luas sebagai pengusaha sekaligus tokoh masyarakat Grogol yang disegani dan religius. Rekam jejaknya kerap terlihat turun langsung ke masyarakat, seperti saat hadir memberikan sambutan dalam pengukuhan pengurus Karang Taruna Kelurahan Rawaarum di Aula Kecamatan Grogol.
Khidmat di Pelataran Ka’bah
Rangkaian video dibuka dengan potret di rooftop kaca gedung tinggi. Namun adegan yang paling menyentuh adalah saat di Tanah Suci.
Terlihat H. Buhaeti bersama keluarga besar berfoto di pelataran masjid bermenara putih dengan latar pohon kurma, lalu duduk berdua dengan istri di sebuah kafe dengan jendela bundar besar yang langsung menampilkan payung-payung Masjid Nabawi.
Puncaknya adalah momen haru di depan Ka’bah pada malam hari. Dengan balutan kain ihram putih, ia berfoto mesra bersama sang istri di tengah lautan jamaah. Potret yang menegaskan sisi religiusnya, yang selama ini juga dikenal aktif mengajak warga memperkuat kepedulian di momentum Hari Arafah.
Sederhana di Sudut Malio Gelato
Usai Tanah Suci, video berlanjut ke sudut Yogyakarta.
H. Buhaeti yang biasanya disegani sebagai tokoh dan pengusaha, terlihat sangat sederhana saat menikmati malam di Jalan Malioboro, duduk santai bersama keluarga di bangku depan gerai Malio Gelato, hingga makan bersama anak dan istri di resto dengan menu yang sederhana.
Tidak ada jarak, tidak ada protokoler. Yang ada hanya seorang Haji Buhaeti yang sedang menjadi seorang ayah dan suami.
Dari pelataran Ka’bah yang khidmat hingga sudut Malio Gelato yang sederhana, potret ini menunjukkan sisi lain seorang tokoh Grogol: religius di hadapan Tuhannya, disegani di hadapan masyarakatnya, dan penyayang di hadapan keluarganya.























