CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Momentum menuju Hari Lahir (Harlah) ke-15 Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu di Kota Cilegon semakin terasa solid. Bukan sekadar seremoni, konsolidasi internal kini mulai menunjukkan arah yang lebih besar dan terstruktur.
Salah satu langkah strategis terlihat dalam acara halal bihalal yang digelar DPC GRIB Jaya Kota Cilegon bersama seluruh jajaran PAC, Minggu (3/5/2026) di kawasan Danau UMKM Cinta Metro.
Di momen itu, publik dibuat menaruh perhatian pada kehadiran Deni Juweni, Ketua Umum Banten Monitoring Perindustrian dan Perdagangan, yang tampak mengenakan atribut GRIB dan duduk bersama jajaran pengurus inti.
Bukan tanpa alasan.
Ketua DPC GRIB Jaya Kota Cilegon, Asmedi, secara terbuka mengumumkan bahwa Deni Juweni kini resmi masuk dalam struktur organisasi sebagai Ketua Dewan Pembina.
“Ini bukan sekadar kehadiran biasa. Kami memperkenalkan sosok yang sudah kami anggap orang tua, senior, dan panutan. Hari ini beliau resmi menjadi pembina GRIB Cilegon,” tegas Asmedi.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk penguatan internal, bukan sekadar simbolik. Apalagi, secara historis hubungan antara GRIB dan BMPP disebut memiliki kedekatan emosional dan organisatoris.
“Asal-usulnya jelas. Saya sendiri lahir dari BMPP. Ini bukan hubungan baru, tapi hubungan lama yang dipertegas kembali,” tambahnya.
Masuknya Deni Juweni juga membawa pesan kuat soal arah gerak organisasi ke depan: kolaborasi, bukan kompetisi.
Tagline yang digaungkan pun tegas: “GRIB adalah BMPP, BMPP adalah GRIB. Kita satu keluarga.”.
Sementara itu, Deni Juweni mengaku terharu atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyebut, banyak kader GRIB saat ini merupakan bagian dari perjalanan organisasinya di masa lalu.
“Saya melihat ini bukan sekadar bergabung, tapi menyatukan kembali energi lama yang pernah dibangun bersama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, ke depan tidak boleh ada ego sektoral antar organisasi. Yang harus ditonjolkan adalah kerja nyata untuk masyarakat.
“Bukan soal siapa paling kuat atau paling besar. Tapi bagaimana kita bisa hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kota Cilegon,” pungkasnya.
Dengan komposisi baru ini, GRIB Cilegon dinilai tengah membangun fondasi kuat menjelang Harlah ke-15—bukan hanya soal perayaan, tapi penegasan arah gerakan yang lebih matang dan berdampak.


























