Dituding Ingkar Janji, FSBKS Kembali Aksi Di Gedung DPRD Kota Cilegon

2221
Ratusan Buruh PT. Krakatau Steel Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Pintu Masuk Gedung DPRD Kota Cilegon. (Foto, BidikBanten)
Ratusan Buruh PT. Krakatau Steel Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Pintu Masuk Gedung DPRD Kota Cilegon. (Foto, BidikBanten)

CILEGON, (BidikBanten) – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Gedung DPRD Kota Cilegon. Rabu (21/2/2016).

Aksi yang dilakukannya ini adalah menagih janji DPRD yang akan mempertemukan Buruh dengan Mangement PT. Krakatau Steel untuk duduk bersama mencari solusi agar Perusahaan BUMN menerima buruh kontrak menjadi karyawan tetap. Buruh menduga perekrutan karyawan baru yang dibuka oleh PT. Krakatau Steel  tidak mengakomodir keinginan dari buruh kontrak tersebut. “Kami datang untuk menagih janji pada DPRD, karena pada aksi yang lalu kami dijanjikan untuk bisa dipertemukan dengan Management PT. Krakatau Steel. Tapi setelah dua hari kami menunggu, PT. Krakatau Steel tidak ada I’tikad baik dan kami merasa dzolimi lagi oleh PT. KS,” ujar Munir salah satu perwakilan buruh saat melakukan orasi.

Lebih lanjut dikatakan Munir, perekrutan karyawan baru oleh PT. Krakatau Steel di duga hanya mementingkan keluarga saja tanpa mementingkan kami yang sudah lama mengabdi menjadi karyawan buruh kontrak. “Setiap ada perekrutan karyawan baru di PT. Krakatau Steel selalu mementingkan kerabatnya saja dan tidak mementingkan kami yang sudah mengabdi puluhan tahun bekerja, kami hanya dijanjikan saja tapi kenyataannya PT. Krakatau Steel bohong dan mengobral janji,” ujarnya.

Setelah tidak ada tanggapan dari DPRD dan PT. Krakatau Steel, buruh langsung membaca surah Yasin di depan Gedung Dewan Jln.Jenderal Sudirman. Seluruh buruh kontrak langsung duduk berdoa agar keinginanya menjadi karyawan tetap dapat terkabulkan.Puluhan aparat kepolisian Polres Cilegon tampak berjaga jaga mengankan aksi demo tersebut.

Setelah beberapa jam melakukan aksi unjuk rasa, Akhirnya 10 dari perwakilan buruh menemui managemen KS dan Komisi II DPRD Kota Cilegon untuk melakukan mediasi. Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan dari kedua belah pihak. (Red)