Berkali-Kali Aksi Menuntut Pengangkatan Karyawan Tetap, FSBKS Demo Kantor Walikota

1034
Ratusan Pekerja Dari Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Walikota Cilegon. (Foto, BidikBanten)
Ratusan Pekerja Dari Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor Walikota Cilegon. (Foto, BidikBanten)

CILEGON, (BidikBanten) – Ratusan buruh yang tergabung dari Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) Kota Cilegon kembali menggelar aksi unjuk rasa. Setelah sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung PT. Krakatau Steel, Kantor DPRD Cilegon. Namun, kali ini sasaran aksi dilakukan di depan Kantor Walikota Cilegon, Rabu (28/12/2016).

Dalam pantauan BidikBanten di lapangan, Sambil membentangkan spanduk yang berisi tuntutan dan kekecewaannya kepada Management PT. Krakatau Steel, ratusan buruh berkumpul di depan Markas Kodim 0623 Cilegon dan bergerak secara perlahan hingga ke depan pintu gerbang Kantor Walikota Cilegon.

Dalam orasinya, buruh menyatakan tuntutannya berupa penerimaan rekrutment tenaga kerja kepada buruh outsourching oleh PT. Krakatau Steel dengan kuota 100 persen. “Kami terus akan menggelar aksi sampai tuntutan terpenuhi. Kita sudah berkali-kali melakukan aksi, pertama di PT. Krakatau Steel, dua kali di gedung DPRD tapi tidak menemui hasil, dan aksi terakhir kali ini di depan kantor Walikota Cilegon,” kata Munir seorang perwakilan buruh.

Ditempat yang sama, Ketua FSBKS Cilegon Sanudin mengaku, aksi kali ini akan menemui Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi untuk mengadukan nasib ratusan buruh outsourhing PT. Krakatau Steel agar mendapatkan status sebagai karyawan tetap. “Kalau nanti masih tidak ada hasil baru kita akan berangkat ke jakarta. Kita terus akan perjuangkan buruh outsourhing,” ujarnya.

Saat ini, Walikota Cilegon telah menerima sejumlah perwakilan buruh dari FSBKS Cilegon. Tampak hadir pula pihak Manajement PT. Krakatau Steel dan Dinas tenaga Kerja Cilegon. Pertemuan ini masih berlangsung secara tertutup diruang kerja Walikota. Sedangkan ratusan buruh lainnya masih menunggu hasil pertemuan tertutup di depan gerbang Kantor Walikota Cilegon dengan pengamanan ketat dari barisan aparat kepolisian dan Satpol PP. (Red)