CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Di saat bantuan sosial sering kali identik dengan program besar dan janji dari atas, aksi berbeda justru terlihat di Danau Cinta Metro Cilegon, Selasa (17/3/2026).
Ketua Yayasan LKS BMPP Mandiri, Deni Juweni, kembali turun langsung menyantuni puluhan anak yatim dan dhuafa. Tanpa panggung megah, tanpa seremoni panjang, bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai dan kebutuhan pokok—langsung ke tangan yang membutuhkan.
Kegiatan ini bukan yang pertama. Warga menyebut, santunan seperti ini sudah jadi agenda rutin tahunan. Artinya, bukan sekadar momentum, tapi konsistensi.
“Yang kami rasakan itu bukan sekali dua kali. Mereka memang rutin datang dan berbagi,” ujar salah satu warga di lokasi.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, keberadaan kegiatan seperti ini terasa nyata dampaknya. Bukan sekadar angka di laporan, tapi langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Deni Juweni sendiri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan soal pencitraan, melainkan bentuk tanggung jawab sosial yang terus dijaga.
“Kami hanya ingin tetap hadir. Tidak perlu besar, yang penting bermanfaat,” katanya singkat.
Fenomena ini sekaligus jadi cermin. Di saat banyak pihak masih sibuk bicara program, sebagian masyarakat justru bergerak lebih dulu dengan langkah konkret.
Danau Cinta Metro Cilegon sore itu bukan hanya jadi lokasi santunan, tapi juga pengingat sederhana—bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus menunggu kebijakan, tapi bisa dimulai dari aksi nyata.



























