CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Alih-alih jadi penyelamat anak-anak kurang mampu, Program Beasiswa Cilegon Juare 2025 malah menuai kritik pedas dari kalangan mahasiswa. Dari ketimpangan akses, proses seleksi ribet, sampai pencairan dana yang molor, semua jadi bahan keluhan serius.
Mahasiswa Universitas Al-Khairiyah, Erik, terang-terangan kecewa. Menurutnya, beasiswa justru lebih memprioritaskan mahasiswa perguruan tinggi negeri. Sementara anak-anak kampus swasta lokal Cilegon banyak yang tersingkir.
DPD Gerakan Mahasiswa Al-Khairiyah (GEMA) bahkan menyebut program ini belum tepat sasaran. Ketua GEMA, Supardi, menuding data penerima penuh kejanggalan karena lebih banyak mengalir ke mahasiswa luar daerah dari keluarga mampu.
“Jangan sampai beasiswa ini hanya jadi jatah anak-anak orang kaya yang kuliah di tempat mewah, sementara anak miskin Cilegon cuma bisa gigit jari,” tegasnya.
Syarat administrasi—dari dokumen SKTM sampai IPK minimal—dibilang memberatkan. Mahasiswa dari keluarga pas-pasan merasa dipersulit alih-alih dipermudah. “Birokrasinya berbelit, kayak nggak ada niat nolong,” keluh salah satu mahasiswa.
Bukan cuma seleksi, pencairan dana pun bikin mahasiswa geleng-geleng. Banyak penerima beasiswa mengaku dana cair telat, bahkan sampai ganggu jadwal kuliah dan ujian.
“Saya bersyukur dapat beasiswa, tapi banyak teman yang pencairannya terlambat. Akhirnya mereka susah bayar UKT tepat waktu,” ujar Uswatun Hasanah, salah satu penerima.
Padahal, Pemkot Cilegon sudah gelontorkan Rp3 miliar buat program ini, dengan target 512 mahasiswa penerima. Fokusnya ke jurusan industri biar nyambung sama kebutuhan tenaga kerja di Kota Baja. Tapi kenyataan di lapangan bikin mahasiswa mempertanyakan keadilan distribusi.
Wali Kota Robinsar menanggapi kritik ini dengan janji evaluasi. Ia menyebut program Beasiswa Juare tetap jadi strategi mencetak generasi unggul dan terbuka untuk perbaikan.
“Kami terbuka terhadap kritik, dan ke depan akan melakukan evaluasi agar program lebih tepat sasaran, transparan, dan adil,” katanya.
(Rds-03)

























