Di Tengah Distraksi Digital, Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak Resmi Dilantik

555

IMG 20260116 WA0052

LEBAK I BIDIKBANTEN.COM – Di tengah jempol yang lebih sibuk menggulir layar, masjid ditantang untuk kembali memanggil pemudanya. Tantangan inilah yang mengemuka dalam pelantikan Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Kabupaten Lebak, Kamis, 15 Januari 2026.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung PKK Kabupaten Lebak tersebut menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan pemuda masjid di tengah derasnya arus digital yang kian menyita perhatian generasi muda. Kegiatan ini dihadiri jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, organisasi kepemudaan, serta para pelajar.

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DKM Masjid Agung Al-A’raaf Lebak, Drs. KH. Ahmad Hudori, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemuda dan remaja masjid hari ini berada di persimpangan antara kemajuan teknologi dan tanggung jawab menjaga nilai-nilai keislaman.

“Distraksi digital itu nyata. Jika masjid tidak mampu beradaptasi, pemuda akan lebih betah di layar ponsel daripada di majelis ilmu. Di sinilah peran pemuda masjid diuji,” ujar KH. Ahmad Hudori.

Ia menekankan bahwa masjid harus tetap menjadi pusat pembinaan umat yang relevan dengan kehidupan generasi muda, tanpa kehilangan jati diri. Regenerasi kepemimpinan, menurutnya, bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi proses kaderisasi nilai, akhlak, dan tanggung jawab.

“Pengurus yang dilantik harus lurus niatnya. Memakmurkan masjid adalah amanah. Sikap dan tutur kata, termasuk di media sosial, harus mencerminkan akhlak pemuda masjid,” tegasnya.

IMG 20260116 WA0051

Tongkat estafet kepemimpinan secara resmi diserahkan dari Dadi S. Hidayat selaku Ketua demisioner kepada Ichsanudin sebagai Ketua Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak periode terbaru.

Dadi S. Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kebersamaan seluruh pengurus selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menjawab tantangan zaman.

“Pemuda masjid hari ini dituntut kreatif dan melek digital, tetapi tetap berpijak pada nilai. Saya yakin kepengurusan baru mampu membawa semangat itu,” ujarnya.

Sementara itu, Ichsanudin menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf sebagai ruang pembinaan karakter, penguatan keilmuan, serta wadah kolaborasi pemuda yang inklusif dan produktif.

IMG 20260116 WA0050

“Tantangan kami bukan melawan teknologi, tetapi mengarahkannya. Media digital harus menjadi sarana dakwah, edukasi, dan penguatan ukhuwah, bukan justru menjauhkan pemuda dari masjid,” kata Ichsanudin.

Ia menambahkan, kepengurusan di bawah kepemimpinannya akan mengedepankan kebersamaan, keberlanjutan program, serta sinergi dengan DKM dan berbagai elemen masyarakat.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak diharapkan mampu menjawab tantangan distraksi digital sekaligus menjaga peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat di Kabupaten Lebak.

Penulis: Khoiri Ziyad