Lokakarya Sekolah Praktik yang Baik Dorong Kebiasaan Literasi

816

Peserta didorong untuk membaca sebagai bagian dari pembelajaran.2

Sebagai pengawas sekolah akan mendorong sekolah-sekolah untuk berkunjung dan belajar dari sekolah praktik yang baik. Dan juga akan mendorong diseminasi agar semakin banyak sekolah melaksanakan praktik yang baik.

Hal ini dikatakan Drs. Heriyana, M.Pd., Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, saat mengikuti Lokakarya Sekolah Praktik yang Baik tingkat SD/MI dan SMP/MTs untuk kohor 1 di Bandung, Kamis (26/3/2015).

Lokakarya yang diselenggarakan USAID PRIORITAS Banten bersama Jawa Barat, dihadiri 130 peserta yang berasal dari Kabupaten Serang, Pandeglang, Provinsi Banten dan Kabupaten Bandung Barat, Ciamis dan Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu Erna Irnawati, Koordinator Provinsi Jawa Barat USAID PRIORITAS dihadapan para peserta mengatakan, tujuan dari lokakarya tersebut agar sekolah yang terpilih sebagai pusat pengembangan profesionalisme guru dan kepala sekolah sehingga sekolah tersebut layak menjadi sekolah rujukan untuk dikunjungi bagi sekolah disekitarnya.

Lebih lanjut, Erna menegaskan lokakarya dimaksudkan untuk menguatkan kapasitas guru dan kepala sekolah dalam pembangunan sekolah secara menyeluruh. “Setelah lokakarya, review meeting akan diadakan sebanyak tiga kali untuk berbagi pengalaman praktik yang baik di sekolah sekaligus memperkuat lagi kapasitas yang sudah dimiliki dari LPTK mitra,” kata Erna.

“Madrasah saya sudah menerapkan program baca setiap hari sebelum pelajaran dimulai. Dalam pertemuan ini, saya juga terinspirasi membuat Big Book untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Saya yakin Big Book akan menarik minat siswa untuk bercerita dan menulis lebih banyak lagi,” kata Aneng S.Pd.I., Kepala MIN Model Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, yang juga hadir mewakili sekolahnya.

Dalam pada itu, diselah-sela acara lokakarya, Rifki Rosyad, Koordinator Provinsi Banten USAID PRIORITAS di sela-sela lokakarya menjelaskan, Big Book adalah salah satu materi yang pihaknya berikan untuk tingkat SD/MI. Di awal materi yang dberikan  adalah membangun kebiasaan literasi untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs. “Kami berharap siswa akan terbiasa untuk membaca dan menggali lebih banyak pengetahuan lagi,” kata Rifki Rosyad berharap.

Rifki juga menambahkan, bahwa lokakarya difasilitasi oleh para dosen terlatih yang berasal dari LPTK mitra seperti UNTIRTA Banten, IAIN SMH Banten, UPI Bandung, UIN Bandung dan UNNES Semarang.

Sebelumnya di awal lokakarya Ujang Sukandi, Spesialis Pelatihan Guru SMP/MTs USAID PRIORITAS, menjelaskan sejalan dengan sekolah praktik yang baik, USAID PRIORITAS mendorong lebih banyak lagi kreativitas siswa untuk menghasilkan produk pembelajaran.

“Sekolah diharapkan memunculkan lebih banyak lagi produk pembelajaran karya siswa yang tertulis dan terstruktur seperti laporan dan karangan,” kata Ujang Sukardi.

Editor: Josep Minar/Usaid Prioritas Prov. Banten

Comments are closed.