[CILEGON] | BIDIKBANTEN.COM – Menanggapi dugaan kebocoran bahan kimia di PT Vopak Terminal Merak yang memicu keluhan pusing, mual, hingga sesak napas di lingkungan Cikuasa, Haji Rojak, S.H., anggota DPRD Kota Cilegon dari Partai Golkar, meminta kepastian data dan tindakan cepat dari semua pihak terkait.
Rojak menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar isu teknis di pabrik, tetapi menyangkut keamanan dan kesehatan warga yang tinggal berdekatan dengan kawasan industri.
“Saya lihat ada gejala gangguan kesehatan yang dirasakan masyarakat. Kita tidak boleh main-main dengan keselamatan warga,” tegas Rojak.
Sebagai wakil rakyat yang juga aktif di organisasi masyarakat — termasuk sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon periode 2025–2029 — Rojak menegaskan perannya yang tidak hanya legislatif, tapi juga sosial, untuk memperjuangkan hak warga terhadap lingkungan yang aman dan sehat.
Desak Audit Independen dan Publikasi Informasi
Rojak meminta pemerintah daerah, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, untuk segera melakukan audit keselamatan dan pengujian kualitas udara secara independen. Ia menilai data ilmiah sangat penting agar publik tidak hanya bergantung pada sensasi semata, tapi pada fakta yang terukur.
“Kalau memang ada kebocoran, kita harus tahu apa yang bocor, berapa kadar bahannya, dan apa dampaknya terhadap warga. Itu dasar kita menyikapinya,” katanya.
Rojak juga mendesak agar hasil pemeriksaan dipublikasikan secara transparan sehingga warga tidak merasa diabaikan atau terintimidasi oleh informasi setengah jadi.
Perusahaan Diminta Bertanggung Jawab
Tak hanya kepada pemerintah, Rojak juga menegaskan bahwa pihak PT Vopak Terminal Merak harus bersikap terbuka dan bertanggung jawab atas dugaan kebocoran ini. Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di tengah permukiman warga perlu memberikan penjelasan lengkap dan langkah antisipatif yang jelas.
“Kita bukan anti industri. Yang kita tuntut adalah industri berjalan dengan tata kelola yang menghormati keselamatan lingkungan dan warga,” ujar Rojak.
Permintaan Langkah Nyata
Rojak mengingatkan bahwa aspirasi warga yang disampaikan melalui keluhan kesehatan harus dijadikan dasar tindakan, bukan sekadar laporan administratif. Ia berharap langkah nyata seperti pengujian udara, perbaikan sistem pengamanan pabrik, dan komunikasi publik dapat segera dijalankan.
“Tanpa itu, kepercayaan publik kepada pengawasan lingkungan dan pelaksanaan tata kelola industri akan terus menurun,” kritiknya.




































