Tangki Timbun PT Vopak di Cilegon Diduga Bocor, Asap Oranye Berbau Menyengat Picu Kepanikan Warga

14

IMG 20260131 WA0014

[CILEGON] | BIDIKBANTEN.COM –Dugaan Kebocoran Tangki Kimia PT Vopak, Warga Cikuasa Keluhkan Pusing hingga Sesak Napas

Dugaan kebocoran bahan kimia dari tangki timbun PT Vopak Terminal Merak kembali menyedot perhatian publik di Kota Cilegon. Peristiwa yang terjadi di kawasan Lingkungan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, dilaporkan memicu keluhan kesehatan warga akibat bau menyengat yang tercium dari area industri.

Sejumlah warga mengaku mengalami pusing, mual, hingga sesak napas setelah mencium bau tak biasa yang menyebar dari sekitar terminal penyimpanan bahan kimia tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat resah, terlebih jarak antara kawasan industri dan permukiman terbilang sangat dekat.

Warga menilai, kejadian ini bukan persoalan sepele. Aktivitas industri dengan risiko tinggi semestinya disertai sistem keamanan ketat dan peringatan dini agar masyarakat tidak menjadi korban pertama saat terjadi gangguan teknis.

“Yang kami rasakan bukan cuma bau, tapi dampak ke tubuh. Ini jelas bikin khawatir,” ungkap salah satu warga Cikuasa.

Industri Dekat Permukiman, Risiko Ditanggung Warga

Munculnya dugaan kebocoran ini kembali membuka diskusi lama soal penataan kawasan industri di Cilegon. Warga mempertanyakan sejauh mana standar keselamatan diterapkan, serta bagaimana mekanisme perlindungan kesehatan masyarakat sekitar.

Masyarakat mendesak agar evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan keamanan tangki bahan kimia segera dilakukan. Transparansi dinilai mutlak, agar publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan seberapa besar potensi risikonya.

DLH dan Pemerintah Diminta Tangani Serius

Selain tanggung jawab perusahaan, warga juga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon tidak sekadar memantau dari jauh. Pemeriksaan lapangan, pengujian kualitas udara, hingga penyampaian hasil secara terbuka dinilai penting untuk mencegah spekulasi dan kepanikan.

Masyarakat menegaskan, pengawasan industri tidak boleh bersifat administratif semata, melainkan harus berpihak pada keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Hingga kini, warga masih menunggu klarifikasi resmi terkait sumber bau menyengat, jenis zat kimia yang terlepas, serta dampak jangka pendek maupun panjangnya. Kejadian ini diharapkan menjadi alarm serius bagi semua pihak agar aktivitas industri di Kota Cilegon berjalan seiring dengan prinsip keselamatan dan tanggung jawab sosial. (TM)

DISCLAIMER

Berita ini disusun berdasarkan keluhan warga dan informasi lapangan. Jenis serta kadar zat kimia masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang.