CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Penanganan insiden keluarnya asap kimia dari kawasan PT Vopak Cilegon kini memasuki tahap pengawasan. DPRD Kota Cilegon memastikan proses evaluasi berjalan, khususnya terkait dampak lingkungan dan kesehatan warga yang terdampak.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Muhammad Saiful Basri (PPP), menyampaikan bahwa DPRD fokus memastikan penanganan tidak berhenti pada langkah mitigasi awal. Pengawasan dilakukan untuk menjamin audit lingkungan serta pemantauan kesehatan warga berjalan sesuai prosedur.
Berdasarkan data terakhir, sebanyak 58 warga telah mendapatkan penanganan di puskesmas, sementara 3 warga lainnya dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. DPRD menilai data tersebut menjadi dasar penting dalam proses evaluasi lanjutan.
Sebagai bagian dari pengawasan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon dijadwalkan melakukan pengujian kualitas udara ambien serta penelusuran kronologi kejadian guna memastikan sumber dan penyebab insiden.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Cilegon diminta terus melakukan monitoring kesehatan terhadap warga terdampak, guna mengantisipasi kemungkinan efek lanjutan.
DPRD menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan, dengan melibatkan lintas instansi, agar aktivitas industri tetap berjalan seiring dengan jaminan keselamatan, kesehatan masyarakat, dan perlindungan lingkungan.




































