Tiga Kelas SMPN 15 Cilegon Rusak Parah Diterjang Longsor, KBM Dipindah, Warga Soroti Mitigasi Bencana

14

IMG 20260131 WA0018

CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Tiga ruang kelas dan satu ruang toilet di SMP Negeri 15 Cilegon, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, rusak parah setelah dihantam longsoran tanah dari belakang bangunan sekolah, Sabtu pagi, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 WIB.

Longsor terjadi saat wilayah tersebut diguyur hujan sejak dini hari. Material tanah dari tebing belakang sekolah ambrol dan langsung menghantam bangunan, membuat tiga ruang kelas tidak lagi layak digunakan serta merusak fasilitas sanitasi sekolah.

Beruntung, peristiwa ini terjadi di luar jam kegiatan belajar mengajar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, dampaknya cukup serius terhadap aktivitas pendidikan.

IMG 20260131 WA00191

Akibat kejadian tersebut, kegiatan belajar mengajar (KBM) SMPN 15 Cilegon terpaksa dipindahkan sementara ke sekolah lain, demi menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

“Kalau kejadiannya pas jam sekolah, risikonya ngeri. Ini sekolah negeri, tapi kok rawan longsor begini,” ujar salah satu warga Gerem yang rumahnya tak jauh dari lokasi sekolah.

Warga sekitar menilai, lokasi SMPN 15 Cilegon memang sejak lama rawan longsor, terutama saat musim hujan. Namun hingga kejadian ini terjadi, belum terlihat langkah mitigasi serius, seperti penguatan tebing, drainase memadai, atau dinding penahan tanah.

“Kami sering lihat tanah di belakang sekolah itu labil. Hujan deras sedikit saja sudah rawan. Harusnya ini sudah diantisipasi dari dulu,” kata warga lainnya.

Kejadian ini memunculkan sorotan terhadap kesiapan mitigasi bencana di lingkungan sekolah, khususnya bangunan pendidikan yang berada di kawasan dengan kontur tanah rawan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih menunggu tindak lanjut dari Dinas Pendidikan serta instansi teknis terkait, baik untuk penanganan darurat, perbaikan bangunan, maupun evaluasi kondisi tanah agar kejadian serupa tidak terulang.