CILEGON | BIDIKBANTEN.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon memastikan kondisi lingkungan di Kelurahan Gerogol kini berangsur kondusif setelah insiden paparan asap berwarna oranye dari kawasan industri.
Kepala Bidang BPBD Kota Cilegon, Faturohman, menyampaikan bahwa hingga pukul 17.50 WIB, tercatat 52 jiwa warga telah menjalani pemeriksaan medis di klinik dan Puskesmas Pulomerak akibat dampak kejadian tersebut.
“Warga terdampak sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan penanganan awal di fasilitas layanan kesehatan terdekat,” ujar Faturohman dalam siaran video yang diterima redaksi.
Sementara itu, Ketua RT setempat, H. Sabar, mengungkapkan bahwa sebagian warga yang diperiksa mengalami keluhan kesehatan, mulai dari pusing, mual, hingga muntah setelah mencium bau menyengat dari udara sekitar permukiman.
“Warga yang dibawa ke klinik mengeluhkan pusing, mual, dan ada juga yang sampai muntah,” kata H. Sabar.
BPBD menjelaskan bahwa setelah asap tidak lagi terpantau, tim gabungan melakukan asesmen lapangan dan meminta warga untuk memeriksakan kondisi kesehatannya guna memastikan tidak ada dampak lanjutan.
Saat ini, aktivitas warga dilaporkan mulai kembali normal. Anak-anak sudah beraktivitas seperti biasa dan tidak lagi tercium bau menyengat di lingkungan permukiman.
BPBD Kota Cilegon mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan industri, agar tetap waspada dan segera menjauh dari lokasi apabila terjadi indikasi paparan zat kimia demi menjaga keselamatan dan kesehatan.



































