Anggota DPRD Cilegon Haji Rojak Prihatin Rumah Warga Nyaris Roboh di Gerem Kawista, Siap Turun Tangan

71

IMG20230127120115

BIDIK BANTEN I CILEGON – Musibah menimpa salah satu warga di Lingkungan Gerem Kawista, Kota Cilegon. Sebuah rumah dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat kebocoran dan kondisi bangunan yang nyaris roboh, sehingga memicu kekhawatiran warga sekitar terhadap keselamatan penghuni.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Cilegon sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar dan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cilegon, Haji Rojak, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang dialami warga.

Haji Rojak mengaku baru menerima informasi terkait kondisi rumah warga tersebut. Meski saat ini tengah menjalani kunjungan dinas ke luar kota, tepatnya di Kota Depok, ia menegaskan siap membantu dan mendorong adanya penanganan cepat dari pemerintah daerah.

“Saya sangat prihatin mendengar kondisi rumah warga di Gerem Kawista yang nyaris roboh. Walaupun saat ini saya sedang kunjungan dinas di luar kota, saya akan berupaya membantu dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar ada penanganan secepatnya,” ujar Haji Rojak, Selasa (27/1/2026).

Ia menekankan pentingnya laporan resmi kepada pemerintah setempat, mulai dari tingkat RT, kelurahan hingga kecamatan, agar persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti secara prosedural oleh pemerintah daerah.

“Laporan ke lurah dan kecamatan sangat penting supaya pemerintah daerah bisa segera turun tangan. Persoalan seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan warga,” tegasnya.
Haji Rojak juga menyatakan kesiapannya untuk turun langsung membantu warga apabila penanganan dari pemerintah belum berjalan optimal.

“Kalau pemerintah belum mampu bergerak cepat, insya Allah saya siap turun langsung membantu. Keselamatan dan kenyamanan warga harus menjadi prioritas,” katanya.

Warga sekitar berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan para wakil rakyat, mengingat kondisi rumah tersebut dinilai membahayakan, terutama saat musim hujan yang berpotensi memperparah kerusakan bangunan.