
BIDIK BANTEN I SERANG – Ma’had Imam Hamzah Az-Zayyat Lil Qur’ani wa ‘Ulumihi di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembinaan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap berkhidmat untuk umat. Pesantren ini mengintegrasikan program tahfizh Al-Qur’an, pendalaman ilmu syar’i, pembinaan karakter, serta keterampilan hidup dalam satu sistem pendidikan terpadu.
Ma’had Imam Hamzah Az-Zayyat dibina oleh Syaikh Dr. Abdul Karim Qassoul Al Jazairy, MA, seorang ahli Al-Qur’an yang berpengalaman dalam bidang tahfizh, lauh, dan qira’at. Di bawah bimbingan para pendidik yang kompeten dan bersanad, pesantren ini menekankan pendidikan Al-Qur’an yang mutqin, penguatan akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, serta pembentukan akhlak mulia.
Konsep pendidikan berbasis asrama diterapkan untuk memastikan proses pembinaan santri berjalan secara intensif, terarah, dan berkelanjutan. Lingkungan pesantren dirancang nyaman, asri, bersih, disiplin, dan terpantau selama 24 jam, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif bagi perkembangan akademik dan spiritual santri.
Dalam struktur pendidikannya, Ma’had Imam Hamzah Az-Zayyat membuka beberapa jenjang pendidikan, yakni Salafiyyah Wustha (setara SMP) dengan masa tempuh tiga tahun, Madrasah Aliyah (setara SMA) selama tiga tahun, serta program khidmah selama satu tahun. Sistem pendidikan ini dirancang untuk membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman keislaman yang kuat dan kemampuan dakwah.
Standar kelulusan santri meliputi hafalan Al-Qur’an 30 juz secara mutqin sesuai kaidah tajwid, penguasaan bahasa Arab aktif dan pasif, hafalan mutun ilmiyyah, penguasaan dasar-dasar fikih, kemampuan menjadi imam shalat dan khatib Jumat, serta bekal keterampilan hidup. Program life skill yang diterapkan mencakup kegiatan hidroponik, pertanian organik, peternakan ayam petelur dan bebek, budidaya ikan, serta pelatihan kepemimpinan dan komunikasi.
Selain itu, pesantren ini juga menawarkan program unggulan berupa kesempatan pengambilan sanad Tuhfatul Athfal, Mandzhumah Jazariyyah, dan sanad Al-Qur’an bagi santri yang memenuhi syarat. Berbagai fasilitas pendidikan disediakan, mulai dari asrama, ruang kelas, masjid, gazebo, lapangan olahraga, kebun santri, hingga kegiatan ekstrakurikuler seperti futsal, badminton, survival camping, berkebun, beternak, dan rihlah.
Seiring dengan pengembangan program pendidikan, Ma’had Imam Hamzah Az-Zayyat juga membuka Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Pelajaran 2026–2027. Pendaftaran dibuka mulai 1 September hingga 20 Oktober 2025, dilanjutkan seleksi pada 21 Oktober hingga 10 November 2025, serta pengumuman hasil seleksi pada 15 November 2025.
Calon santri yang dapat mendaftar adalah siswa laki-laki lulusan SD/MI atau SMP/MTs yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an. Persyaratan pendaftaran meliputi kelengkapan administrasi, biaya pendaftaran, serta kesiapan mengikuti aturan dan sistem pendidikan pesantren. Pesantren juga menyediakan peluang beasiswa bagi calon santri yang memenuhi kriteria tertentu.
Keberadaan Ma’had Imam Hamzah Az-Zayyat diharapkan menjadi salah satu pilar penguatan pendidikan Islam di Banten. Dengan perpaduan antara pendidikan Al-Qur’an, ilmu syar’i, pembinaan karakter, dan keterampilan hidup, pesantren ini menargetkan lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga siap menghadapi tantangan sosial dan kehidupan modern.


































