Diduga Pertalite Tercampur Air, Polisi Selidiki SPBU Kedaton Cikupa

107

IMG 20260124 WA0020 1

KABUPATEN TANGERANG – Dugaan BBM jenis Pertalite bercampur air menghebohkan warga Kabupaten Tangerang. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang kini turun tangan menyelidiki kasus yang diduga terjadi di SPBU Kedaton, Kecamatan Cikupa.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah pengendara mengeluhkan kendaraan mereka mengalami gangguan mesin hingga mogok tak lama setelah mengisi Pertalite di SPBU tersebut.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan awal dari masyarakat dan langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan.

“Kami tindak lanjuti laporan tersebut. Jajaran Satreskrim dan Polsek Cikupa sudah saya instruksikan untuk melakukan pendalaman,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Hal senada disampaikan Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri. Ia memastikan aparat kepolisian akan turun langsung ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

“Kami akan cek langsung ke lokasi untuk memastikan fakta di lapangan,” katanya.

Salah satu korban, Roni Gunawan, mengaku mengisi Pertalite di SPBU Kedaton pada Kamis pagi. Saat itu, ia sempat melihat kendaraan lain tengah diperiksa di area SPBU, namun tidak menaruh curiga.

Namun, setelah menempuh perjalanan sekitar lima kilometer, mobil yang dikendarainya mendadak mengalami gangguan.

“Mobil tiba-tiba brebet, lalu mati begitu sampai pos keamanan perumahan,” ungkapnya.

Dugaan Pertalite tercampur air ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, mengingat BBM merupakan kebutuhan vital yang berpengaruh langsung pada keselamatan dan kondisi kendaraan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian, termasuk kemungkinan kelalaian teknis, faktor distribusi, atau unsur lainnya. (Day)