Antisipasi Banjir Susulan, Haji Buhaeti Imbau Warga dan Industri di Grogol Jaga Lingkungan

110

IMG 20260124 WA0010

CILEGON — Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPRD Kota Cilegon sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Cilegon dari Partai Amanat Nasional (PAN), Haji Buhaeti, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, khususnya di wilayah Kecamatan Grogol.

Menurut Haji Buhaeti, persoalan banjir tidak hanya dipicu faktor alam, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku manusia dan tata kelola lingkungan yang belum optimal. Salah satu faktor utama adalah sampah yang menyumbat saluran air serta sistem drainase yang tidak berfungsi maksimal.

“Kita minta masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Jangan buang sampah sembarangan, karena itu bisa menyumbat saluran air dan memperparah banjir,” ujar Haji Buhaeti, Sabtu (24/1/2026).

Tak hanya kepada masyarakat, Haji Buhaeti juga memberikan himbauan kepada pihak industri yang beroperasi di wilayah Kota Cilegon, khususnya kawasan Grogol. Ia meminta industri turut bertanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan dan infrastruktur drainase.

“Industri juga harus berperan. Saluran drainase dan pembuangan air perlu diperlebar dan ditata dengan baik agar tidak menjadi penghalang aliran air saat hujan deras,” tegasnya.

Ia menilai, keberadaan kawasan industri yang padat harus diimbangi dengan infrastruktur lingkungan yang memadai. Jika tidak, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Selain itu, Haji Buhaeti juga mengingatkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari nilai keagamaan.

“Dalam ajaran Islam, kebersihan itu sebagian dari iman. Ketika kita menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama, insyaallah bukan hanya terhindar dari banjir, tapi juga mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT,” katanya.

Menurutnya, jika masyarakat dan industri bersama-sama menjaga lingkungan, dampak positifnya akan dirasakan secara luas. Risiko banjir dapat ditekan, kualitas lingkungan menjadi lebih baik, kesehatan masyarakat meningkat, serta aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan lebih lancar tanpa gangguan bencana.

Selain itu, lingkungan yang tertata dan drainase yang baik juga akan meningkatkan kenyamanan warga, memperkuat daya dukung kawasan industri, serta menciptakan citra Kota Cilegon sebagai kota industri yang ramah lingkungan.

“Kalau semua bergerak bersama, dampaknya akan besar. Lingkungan terjaga, risiko banjir berkurang, masyarakat aman, ekonomi tetap berjalan, dan keberkahan juga kita dapatkan,” pungkasnya.