Usaid Prioritas, Majukan Pendidikan lewat Praktik yang Baik

659

usaid prioritas“Saya  menyampaikan  apresiasi kepada  USAID  PRIORITAS   dalam memajukan  pendidikan  di  provinsi Banten ini  melalui berbagai pelatihan yang  diselenggarakan.  Saya  berharap sesuai tujuan dari pelatihan ini, peserta mampu  menyampaikan  kepada rekan guru yang  lain  tentang  pembelajaran yang  baik,  kemudian  dikembangkan bagi  kepentingan  dirinya  dan kabupaten/kota wilayah merekabe kerja.”  ujar  Kepala  Bidang  (Kabid)Pendidikan  Dasar  Dinas  (Dikdas)Provinsi Banten, Akhmad Yani CH, M.Si(3/3)   yang hadir  dalam  Pelatihan untuk  Pelatih   yang  diselenggarakan oleh USAID PRIORITAS untuk wilayah Kohor 2, yang meliputi Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Pelatihan  Praktik  yang  Baik  dalam Pembelajaran  dan  Manajemen Sekolah  untuk  tingkat SD/MI sudah memasuki modul kedua. Sebanyak tiga puluh peserta yang berasal dari gurudan tenaga kependidikan di wilayah Kohor 2 USAID PRIORITAS Provinsi Banten hadir selamasepekan, 3-9 Maret 2015  untuk mengikuti pelatihan ini. Peserta juga akan melaksanakan praktik  ajar  di  MIN  Langon,  Cilegon  pada  hari  keempat  untuk  menindaklanjuti  materi pelatihan yang diberikan.

Dalam kesempatan itu, hadir Rifki Rosyad, Koordinator  Provinsi  USAID  PRIORITAS untuk Provinsi Banten. Beliau menyatakan bahwa  peserta  diharapkan  dapat mengidentifikasikan  permasalahan pembelajaran sebagai hasil praktik modul satu.

“Peserta yang sudah pernah dilatih di  modul  satu  diundang  kembali  untuk mengkaji  ulang  praktik  pelaksanaan modul  satu di  lapangan dalam pelatihan modul  dua  ini.

Harapannya,  peserta semakin  diberi  penguatan  kapasitas dalam  memecahkan  persoalan-persoalan pembelajaran   sehingga menjadi  praktik yang  baik  dalam  pembelajaran  dan manajemen  sekolah  di  kemudian  hari.”seru   Rifki  (3/3)  saat  mendampingi  KabidDikdas membuka pelatihan.

Di modul dua ini, materi yang diberikan dalam pembelajaran  antara  lain  mengelola pembelajaran  secara  efektif, memahami kurikulum 2013, melayani perbedaan individu dalam  pembelajaran,  pertanyaan  tingkat tinggi  dan  lembar  kerja,  penilaian autentik, gender di sekolah, literasi lintas kurikulum dan persiapan praktik mengajar.

Sedangkan materi  manajemen sekolah mencakup kaji  ulangkemajuan sekolah,  kepemimpinan pembelajaran,  program budaya baca  dan menghitung ketersediaan anggaran sekolah untuk pembelajaran.

Pada hari terakhir pelatihan, pesertaakan bersama-sama merumuskan rencana tindak lanjut yang bisa dilaksanakan di wilayahkerja mereka masing-masing.