Tiket Parkir Harga Selangit di Pantai Anyer, Menteri Pariwisata Akan Berikan Sanksi

374

images (18)

Praktik tak sehat masih terjadi di kawasan wisata Pantai Anyer-Carita, Banten. Tiap pendatang yang diminta membayar tiket harga selangit.

Lalu, bagaimana tindakan Kemenparekraf akan aksi tersebut di daerah yang masih mengetok harga tinggi untuk wisatawan?

Contoh saja harga parkir di Anyer mencapai Rp100 ribu per mobil. Makanannya pun sangat mahal.

Apakah akan dibuat standardisasi biaya di tempat wisata? Menparekraf Sandiaga Uno dengan tegas menjawab akan memberi sanksi hingga edukasi.

“Hal tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan, karena bisa memberikan dampak yang tidak baik bagi destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif di suatu daerah,” terangnya, Senin (30/8/2021).

“Bagi pelaku usaha yang terbukti mematok harga yang tidak wajar kepada wisatawan, tentunya Kemenparekraf berkoordinasi dengan pemda setempat untuk memberikan sanksi atau teguran tegas, diiringi dengan sosialisasi serta edukasi, sehingga hal ini tidak terulang,” imbuh dia.

Suasana pantai saat ini memang terbilang sepi. Banyak kios dan lapak pedagang yang tutup karena tak ada wisatawan yang datang.

Misalnya di Pantai Florida Anyer. Loket yang menjual tiket masuk tutup, tetapi pantai masih dapat dimasuki oleh siapapun.

Hanya ada satu kios yang masih berjualan, kendati pantai ditinggal wisatawan.

Meski begitu, pendatang tetap diminta bayaran Rp100 ribu untuk masuk pantai oleh oknum sekitar. Begitu pula di Pantai Carita.

Harga tiket masuk pantai-pantai ini dapat dikatakan mahal sampai 5 kali lipat jika dibandingkan dengan daerah lain.

Ancol saja hanya kenakan tarif Rp 25 ribu dengan biaya parkir motor Rp 15 ribu dan mobil Rp 25 ribu, masih terjangkau dengan fasilitas yang lebih banyak. (Source: Detik)