Tembok Penahan Tanah Kaduengan Gunung Karang Ambruk

1251
Tembok Penahan Tanah
Tembok Penahan Tanah Di Jalan Raya Pasir Peteuy-Kaduengang Tepatnya Di Kampung Citangkil, Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang Ambruk Akibat Diguyur Hujan. (Foto, BidikBanten)

PANDEGLANG, (BidikBanten) – Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan panjang sekitar 10 meter yang dibangun beberapa bulan lalu di Jalan Raya Pasir Peteuy-Kaduengang tepatnya di Kampung Citangkil RT 01/01 Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, ambruk akibat diguyur hujan.

Salah seorang warga sekitar, Bakri (50) mengungkapkan, ambruknya TPT yang menuju rumahnya itu terjadi akibat hujan yang terus menerus menguyur pada Kamis (22/12) lalu. Ditambah kontur tanah di Kampungnya itu sangat rentan sekali longsor karena wilayah Gunung Karang. “Walau tebingnya sangat tinggi dan dihatam hujan terus menerus, jika pembangunan TPT-nya itu bagus, pasti tidak akan mengalami longsor. Mungkin, pembangunannya tidak maksimal, makanya mengalami ambruk,” kata Bakri, Senin (26/12/2016).

Pihaknya dan masyarakat lainnya sangat berharap sekali TPT yang mengalami ambruk itu segera diperbaiki kembali. Karena kalau tidak cepat diperbaiki, longsornya akan semakin melebar dan akan mengganggu aktivitas warga ketika melintas. “Karena kondisinya sangat menghawatirkan, kami sebagai warga hanya meminta segera diperbaiki kembali, karena kalau tidak diperbaiki jalan menuju Kampung kami terancam putus,” harapannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Erin Pabiana mengaku, dirinya juga sudah melakukan peninjauan kondisi TPT dan longsor yang terjadi di wilayah Gunung Karang tersebut. dirinya sangat menyangkan dengan kondisi TPT yang terlihat baru di bangun itu sudah mengalami ambruk lagi. “Kalau tidak segera ditangani jelas longsor itu akan semakin melebar dan akses untuk warga melintas akan terputus. Maka dari itu kami juga mendesak pengusaha yang mengerjakan TPT itu agar segera melakukan perbaikan kembali,” tuturnya. (Agus/BBC)