Sarana Pemadam Kebakaran Pemkot Cilegon Belum Memadai

690

Sarana prasarana alat dan mobil pemadam kebakaran milik pemerintah kota Cilegon hingga kini jumlahnya belum memadai. Jumlah mobil pemadam yang masih terbatas keberadaannya perlu ditambah guna mengantisipasi kebakaran yang terjadi secara bersamaan.

Asisten daerah I Pemkot Cilegon, Taufiqurahman mengatakan, Pemkot Cilegon berencana akan menambah sarana prasarana dan mobil pemadam kebakaran serta penyediaan apar, karena laju perkembangan di kota Cilegon untuk gedung perkantoran sudah terdapat tiga hingga lima lantai. “hal inilah yang akan kita dorong untuk penyediaan penambahan alat pemadam, yang saat ini alat pemadam hanya menjangkau daya semprot air lima puluh meter, kita akan ajukan alat yang daya semprotnya hingga seratus meter” ujarnya.

Taufiq juga menambahkan, pendorongan sarana prasarana alat pemadam kebakaran karena rawannya musibah kebakaran yang terjadi di wilayah kota cilegon maupun daerah perbatasan dengan kabupaten serang mengharuskan kantor pemadam kebakaran kota cilegon siap siaga melakukan penanganan pemadaman untuk menjangkau lokasi terjadinya musibah kebakaran, sehingga kerap menghambat penanganan saat terjadi kasus kebakaran di dua lokasi secara bersamaan.

Sementara itu, kepala kantor Damkar kota Cilegon, Habibullah mengaku, hingga saat ini jumlah kendaraan pemadam di kantor Damkar kota Cilegon untuk menjangkau seluruh wilayah kota masih terbatas dan hanya terdapat lima kendaraan pemadam dengan kapasitas tangki tiga ribu liter dan satu kendaraan berkapasitas lima ribu liter.

“Kita akui sarana prasana yang kita miliki masih belum bisa menjangkau bangunan gedung yang terlalu tinggi, juga daya semprot alat terhadap api tidak terlalu jauh saat menanggani musibah kebakaran” pungkasnya.

Reportase: A Fernando