Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Operasi Zebra Kalimaya 2015 di Bonakarta

670

Puluhan pengendara yang mengendarai kendaraan motor dirazia oleh Satuan Kepolisian Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon di Jalan SA Tirtayasa, tepatnya di pertokoan Bonakarta, Kecamatan Purwakarta, Kamis (22/10).

Dilokasi Razia, satu persatu kendaraan roda dua yang melintas di berhentikan oleh petugas kepolisian, kemudian dilakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan secara rinci, mulai dari Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sampai Surat Izin Mengemudi (SIM). Bagi pemilik kendaraan yang surat-suratnya kurang, kemudian langsung diberikan surat tilang oleh pihak kepolisian untuk kemudian di sidangkan. Dalam razia ini, banyak juga anak sekolah yang terjaring razia ini karena tidak memiliki SIM.

Selain itu, para pengendara motor yang mengetahui ada razia merasa kaget dan memilih untuk menunggu hingga selesai dari kejauhan dan tidak berani melintas. Setelah razia selesai dilakukan, barulah para pemilik kendaraan melanjutkan perjalannya. Ketika sedang dilakukan razia, ada beberapa pengendara motor yang mencoba kebur, namun hal itu bisa di cegah oleh petugas.

Kasat Lantas Polres Cilegon AKP. Herlia Hartarani mengungkapkan, razia yang dilakukan oleh jajarannya itu sesuai dengan instruksi dari pimpnannya. “Jadi razia ini dalam rangka operasi Zebra Kalimaya 2015 yang dilaksanakan sampai 4 November nanti. Dan target kita kendaraan roda dua yang tidak menggunakan helem, mobil bak terbuka yang mengangkut penumpang, dan anak dibawah umur yang menggunakan kendaraan roda dua,” katanya kepada awak mesia di lokasi.

“Kebanyakan sementara yang kita tilang adalah tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK, juga anak sekolah, mereka punya STNK tapi tidak mempunyai SIM karena masih dibawah umur, dan itu tetap kita tindak, dan itu sesuai perintah pimpinan, yaitu anak di bawah umur yang menggunakan kendaraan roda dua, karena memang tidak di perbolehkan,” paparnya.

Razia yang dilakukan oleh polisi ini bertujuan untuk memberikan pelajaran kepada masyarakat tentang pentingnya berkendara, dan melengkapi surat-surat kendaraan. “Harapan kita agar tidak ada lagi pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan, dan sekaligus memberikan pelajaran kepada warga bahwa betapa pentingnya kesadaran berlalu lintas” tutupnya.

Reportase: A Fernando