PT Wilmar Padi Indonesia Serang Didemo Ribuan Pengusaha Penggilingan Padi se-Banten

655

Screenshot_2023-08-31-17-40-56-710-edit_com.miui.gallery

Aksi ribuan pengusaha penggilingan padi tersebut dikawal ketat Kepolisian, Para pengusaha penggilingan padi menuntut agar PT Wimar ditutup, berdasarkan pantauan, aksi tersebut berjalan lancar para perwakilan aksi secara bergantian melakukan orasi diatas mobil komando, para pendemo menyuarakan aksinya dengab membentabgkan spanduk berisikan tuntutan.

Ribuan warga penggilingan padi se-Provinsi Banten berdemonstrasi di depan gedung PT Wilmar Padi Indonesia Serang di Desa Terate Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang, Rabu 29 Agustus 2023.

Aksi yang dilakukan para pengusaha penggilingan padi se-Provinsi Banten tersebut didasari keberatan penggilnggan padi ke PT Wilmar Padi Indonesia yang diduga memonopoli pembelian gabah petani.

Sementara para penggilingan padi di Banten tidak mampu bersaing dengan harga gabah yang terlalu tinggi.

Sebelum melakukan aksi, para warga penggilingan padi berkumpul di lapangan Padeg Kasemen Kota Serang.

Setelah itu mereka konvoi menggunakan mobil pick up dan truk menuju ke PT Wilmar Padi Indonesia Serang.

Sekitar pukul 10.00 masa aksi tiba di depan PT Wilmar.

Sementara di lokasi sejumlah aparat kepolisian hingga security perusahaan telah berjalan di depan akses masuk Wilmar.

Screenshot_2023-08-31-17-40-33-480-edit_com.miui.gallery

Mereka kemudian berkumpul di depan pintu masuk Wilmar sembari perlahan bergerak masuk mendekati penjagaan kepolisian dan security perusahaan.

Masa aksi juga datang dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan.

Diantaranya mempersilakan Wilmar tetap produksi tapi jangan ikut campur soal padi dan beras.

Beberapa kali dari pengeras suara disampaikan bahwa aksi yang dilakukan tersebut adalah aksi damai.

Kapolsek Kramatwatu Kompol Salahudin mengatakan, siang ini pihaknya mengamankan aksi unjuk rasa para penggiling padi.

“Sesuai amanat undang-undang, kami terima bapak-bapak yang ingin menyampaikan amanat didepan umum yakni didepan PT Wilmar,” ujarnya dihadapan masa aksi.

Ia berharap penyampaian pendapat dari penggilingan bisa diterima dengan baik oleh perusahaan.

Tentunya penyampaian pendapat tersebut dilanjutkan dengan tidak saling memprovokasi dan tidak membuat saling ketersinggungan.

“Apabila ada tuntutan yang ingin disampaikan ke manajemen kami kepolisian siap memfasilitasi untuk menemui pihak manajemen,” katanya.

Oleh karena itu ia meminta kepada masa aksi agar menyiapkan perwakilan untuk menemui manajemen.

“Kami kepolisian berharap aksi dilakukan tidak melanggar hukum, untuk mencari solusi, menyamakan persepsi agar masalah ini bisa diselesaikan,” katanya.

Sementara itu, di lokasi aksi pihak manajemen meminta perwakilan dari penggilingan untuk beraudiensi.

Sementara hingga berita disampaikan belum ada konfirmasi dari PT Wilmar mengingat audiensi dilakukan terbatas dan hanya mengakomodir satu perwakilan media massa untuk ikut masuk ke dalam perusahaan. (Man)