Penalti Kontroversial Arema Batalkan Kemenangan Persib

7974

Persib Bandung membawa pulang satu poin dari kunjungan ke markas Arema Cronus Indonesia, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 25 Mei 2014. Persib yang unggul 1-0 di babak pertama, harus puas mengakhiri laga dengan skor imbang 2-2.

Dua gol Maung Bandung dicetak oleh Ferdinand Sinaga pada menit ke-45+1 serta menit ke-47. Sementara dua gol Arema disarangkan Gustavo Lopes, salah satunya melalui penalti yang cukup kontroversial. Hasil ini membuat Persib menempati peringkat ketiga Wilayah Barat dengan mengoleksi 22 poin, sedangkan Arema masih memuncaki Wilayah Barat dengan mengumpulkan 31 poin.

Di babak kedua, Persib membuat kejutan lewat gol cepat yang dibuat oleh Ferdinand Sinaga pada menit ke-47. Gol kedua Ferdinand itu juga membuat Maung Bandung memimpin 2-0 atas tuan rumah Arema.

Gol bermula dari penetrasi Ferdinand dari sisi kiri pertahanan Arema, untuk kemudian melepaskan tendangan kaki kiri yang tak bisa diblok Kurnia Meiga. Defisit dua gol, moral para pemain Singo Edan terlihat sulit untuk bangkit.

Ferdinand kembali mendapat peluang pada menit ke-49, beruntung bola bisa dihalau oleh Kurnia Meiga. Perlahan tim asuhan Suharno mencoba lagi untuk menekan, seperti halnya di babak pertama.

Serangan kian deras digulirkan oleh Arema ke pertahanan Persib, dan usaha itu akhirnya berbuah pada menit ke-57. Sebuah tembakan dari luar kotak penalti dari Gustavo Lopes mengarah ke pojok atas kanan gawang Maung Bandung, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Laga berjalan sengit, Arema tampak mulai kesulitan menembus pertahanan Persib yang lebih disiplin setelah kebobolan satu gol. Gol Cristian Gonzales pada menit ke-62 dianulir oleh wasit, sehingga tak mengubah kedudukan.

Arema mendapat hadiah penalti pada menit ke-68, setelah Vladimir Vujovic dianggap wasit melanggar I Gede Sukadana, kendati dalam tayangan lambat gelandang Arema itu terlihat melakukan diving. Gustavo Lopes yang menjadi eksekutor mampu menuntaskan tugasnya dengan sempurna sekaligus mengubah skor menjadi 2-2.

Motivasi para pemain Arema pun terlecut untuk membalikkan keadaan dengan melakukan serangan sporadis. Peluang untuk Arema ketika tendangan Beto Goncalves pada menit ke-78 masih bisa diblok oleh I Made Wirawan.

Tim besutan Djadjang Nurjaman tampak memilih bertahan sampai laga berakhir, sambil memanfaatkan serangan balik. Sejumlah peluang didapat oleh Singo Edan, namun I Made benar-benar tampil gemilang di bawah mistar gawang Persib. Hingga laga usai, skor 2-2 tak berubah.

Susunan pemain kedua tim:

Arema Cronus: Kurnia Meiga (gk); Benny Wahyudi, Victor Igbonefo, Thierry Gathussi, Ahmad Alfarizie, I Gede Sukadana, Ahmad Bustomi (Arif Suyono 56), Gustavo Lopes, Samsul Arif (Dendi Santoso 51), Alberto Goncalves (Sunarto 80), Cristian Gonzales.

Persib Bandung: I Made Wirawan (gk); Tony Sucipto, Vladimir Vujovic, Ahmad Jupriyanto, Supardi Natsir, Hariono, Taufiq, Firman Utina (Abdul Rahman Sulaeman 88), Makan Konate, Tantan (Atep 80), Ferdinand Sinaga (Djibril Coulibaly 85).

Comments are closed.