Marak Beredar Beras Sintetis, Disperindag Lakukan Razia Pasar

451
Ikhsan Hasibuan, Kasi Perindag Memeriksa Kondisi Beras Di Pasar Kranggot 3.jpg
Ikhsan Hasibuan, Kasi Perindag Memeriksa Kondisi Beras Di Pasar Kranggot 3.jpg

Maraknya peredaran beras sintetis atau beras mengandung plastik yang beredar di pasaran, membuat Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Disperindagkop) kota Cilegon melakukan razia ke sejumlah toko beras di pasar Kranggot kota Cilegon.

Ddalam razia ini, petugas memeriksa seluruh dagangan milik pedagang beras namun dari razia tersebut namun petugas tidak menemukan beras impor asal China ini.

Pantauan di lapangan, petugas memeriksa seluruh kondisi keadaan beras yang tersimpan dalam gudang yang diperdagangkan oleh pedagang beras sebelum dijualbelikan kepada pembeli.

Bahkan petugas juga menanyakan perihal beras yang dijual oleh pedagang tentang asal beras dari daerah mana didatangkan.

Kasi Perindag, Iksan Hasibuan mengatakan, pemeriksaan terhadap para pedagang beras ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap para konsumen sebelum membeli beras, karena selama ini beras impor asal negara China Sintetis dan bercampur plastik marak diperdagangkan.

Dirinya sendiri tidak menemukan beras impor atau beras sintetis mengandung bahan plastik yang diperdagangkan di pasar Kranggot ini.

Sementara itu, Aida seorang pedagang beras mengaku, tidak menjual beras impor, beras yang dijualnya ini didatangkan dari daerah Serang, Cianjur, Karawang, dan Brebes Jawa Tengah, dirinya pun mengaku, sejak beredarnya beras impor sintetis, dirinya khawatir penjualannya menurun, dan untuk sekarang ini kondisi penjualan masih stabil.

Petugas dari Disperindag juga akan terus melakukan pegawasan terhadap para pedagang nakal yang menjual beras impor yang dianggap membahayakan bagi para konsumen beras.

Reportase: A Fernando