Kantor Kemenag Dibobol Maling, 7 Laptop dan Uang Puluhan Juta Raib

1038
Seorang Pegawai Kantor Kemenag Saat Menunjukan Pintu Ruangan Bagian Keuangan Yang Dirusak Maling. (Foto, BidikBanten)
Seorang Pegawai Kantor Kemenag Saat Menunjukan Pintu Ruangan Bagian Keuangan Yang Dirusak Maling. (Foto, BidikBanten)

CILEGON, (BidikBanten) – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Cilegon, dibobol oleh kawanan pencuri pada Senin dini hari (28/11/2016). Akibatnya, sejumlah barang berharga seperti laptop, dan uang tunai puluhan juta rupiah raib dibawa pelaku.

Kasubag Tata Usaha (TU) pada Kemenag Kota Cilegon, Muhyi di ruang kerjanya, Senin (28/11/2016) mengatakan, bahwa dari rekaman CCTV, terlihat dua orang memakai cadar, masuk melalui pintu samping kantor dengan menggunakan sebuah linggis, dan mendongkel pintu di ruangan bagian keuangan serta brangkas didalam ruangan tersebut. “Dari rekaman CCTV, terlihat dua orang masuk melalui pintu samping, dengan mendongkel pintu menggunakan sebuah linggis, dari pintu samping, dua orang pencuri itu, langsung masuk ke ruangan keuangan, namun ciri-ciri pelaku belum dapat kami pastikan,” katanya.

Muhyi memaparkan, kronologis kejadian pembobolan tersebut, bermula dari laporan office boy (OB) Iwan pada pukul 05.30 wib kepada Muhiyi, bahwa pintu samping dan pintu ruangan keuangan sudah terbuka. Setelah mendapat laporan tersebut, Muhyi bergegas, dan mendapati brangkas serta tujuh buah laptop raib dibawa kawanan pencuri tersebut. “Jadi saya dapat laporan dari Iwan selaku OB disini (Kemenag, red), bahwa pintu samping dan ruangan keuangan sudah terbuka. Saya langsung ke kantor, dan setelah dicek, tujuh buah laptop dan uang senilai Rp. 22 jutaan sudah raib,” paparnya.

Di tempat yang sama, Bagian Umum pada Kemenag Kota Cilegon, Ade mengaku, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Usai dilaporkan, pihak Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kota Cilegon, mengambil beberapa alat bukti, termasuk sidik jari pelaku, untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan. “Sudah kami laporkan, dan pihak Reskrim pun sudah kesini untuk mengambil beberapa alat bukti, untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan,” tukasnya. (Mg01)