Kantor Disnaker Tangsel di Geruduk Ratusan Karyawan PT Sandratex

743
Ratusan karyawan PT Sandratex Geruduk kantor Disnaker Tangsel
Ratusan karyawan PT Sandratex Geruduk kantor Disnaker Tangsel

TANGERANG – Ratusan pekerja PT Sandratex yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) mengeruduk kantor Dinas Ketenagakrerjaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Mereka meminta Pemkot Tangsel untuk turun tangan mengatasi permasalahan tuntutan karyawan terhadap perusahaan tersebut.

“Kami datang ke kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel untuk meminta bantuan agar memberikan pesangon yang dijanjikan pihak perusahaan beberapa waktu lalu,” kata Muryanto, Ketua SPSI PT Sandratex, rabu (5/12).

Tuntutan yang diminta sesuai dengan masa kerja karyawan sekitar Rp 140 juta/orang karena sudah selama seminggu mengelar aksi demo atau unjukrasa pihak perusahaan sama sekali tidak memberikan jawaban yang pasti.

“Habis dipakai langsung dibuang begitu saja sedangkan masa kerja karyawan ada yang lebih dari 20 tahun,” ujarnya saat mengelar aksi demo di kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel, di kawasan Melati Mas, Serpong Utara.

Menanggapi aksi demo itu, Kepala Bidang Hubungan Indistri Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangsel, Rohidin, langsung menerima sepuluh perwakilan pekerja untuk menyampaikan permasalahan dan tuntutan terhadap perusahaan dimana mereka bekerja.

“Kami akan menjadi mediator antar-karyawan yang bakal terkena PHK dengan perusahaan tersebut,” ujarnya yang menambahkan berdasarkan aturan ketenagakerjaan yang ada perusahaan yang pailit harus menyertakan bukti audit dari akutan public mengenai kebangkrutannya.

Pihaknya, tambah dia, akan memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Sandratex untuk mengetahui permasalahan jika memang pailit harus ada bukti dari akutan public mengenai kebangkuratannya jika tidak ada tentunya perusahaan harus mencairkan tuntutan dan janji pemberian pesangon yang telah diutarakan perusahaan kepada karyawan beberapa waktu lalu.

“Ya hari Jumat (7/12) kami akan undang Dirut PT Sandratex dengan perwakilan pekerja untuk duduk menanggani masalah tersebut,” imbuhnya. (anton/bb)

Source: poskotanews.com