Jumlah Pasien Covid-19 Menurun, Kota Cilegon Masuk Zona Merah?

102

Peta covid cilegon

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Kota Cilegon mengalami penurunan. Tapi, per tanggal 20 Juli 2021, Kota Cilegon masuk zona merah Covid-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, jumlah pasien Covid-19 berkurang dari 1.553 menjadi 1.282 orang atau turun 269 orang. Meski begitu, Kota Cilegon kini berstatus zona merah.

Kota Cilegon masuk zona merah Covid-19 bersama dengan 6 kabupaten kota lainnya di Banten. Sementara Kabupaten Lebak zona oranye.

Pasien Covid-19 yang dirawat mulai menyentuh angka seribu mulai 7 Juli 2021. Dan sudah 14 hari masih berkisar diangka seribu. Sebelumnya pada Juni lalu jumlahnya masih di kisaran ratusan.

Begitupun dengan jumlah angka kematian di Kota Cilegon yang disebabkan oleh Covid-19. Sampai dengan saat ini sudah mencapai 302 orang.

Plt. Kadinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan, kesembuhan angka pasien Covid-19 memang naik, tapi tidak diikuti faktor lainnya.

“Jadi kalau angka kesembuhan banyak, tapi diikuti angka kematian, jelas berpengaruh. Dan menjadikan Kota Cilegon zona merah,” kata Dana, Rabu 21 Juli 2021.

Dia mengatakan, selain kasus meninggal yang terus bertambah, juga ada kenaikan kasus konfirmasi Covid-19 meskipun sedikit. Akan tetapi, kata dia, pihaknya optimistis angka kesembuhan pasien Covid-19 terus meningkat.

“Kami tetap optimis, angka kesembuhan akan terus meningkat dengan catatan masyarakat terus melakukan standar protokol kesehatan yakni memakai masker, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak dari kerumunan dalam keramaian, mengurangi mobilitas,” ujar Dana.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon, update penyebaran Covid-19 perSelasa 20 Juli 2021, total pasien yang dirawat mencapai 1.284 orang, pasien sembuh mencapai 8.806 orang dan meninggal 302 orang.

Kecamatan Citangkil masih menduduki peringkat pertama dengan jumlah 259 yang dirawat, 1.781 orang yang sembuh dan 42 meninggal.

Posisi kedua Kecamatan Cilegon dengan jumlah warga yang terpapar dan dirawat mencapai 245 orang. Yang sembuh mencapai 1547 orang dan meninggal 60 orang.

***