FPI Digandeng Polisi Amankan Natal

786

Di penghujung tahun 2015, ada dua perayaan hari besar yang dirayakan umat Muslim dan umat Nasrani. Untuk mengamankan dua perayaan tersebut, polisi mengandeng beberapa organisasi masyarakat (ormas).

Kapolres Jakarta Barat Kombes Rudy Heriyanto mengatakan, langkah itu diambil supaya perayaan Maulid Nabi Muhammad dan Natal 2015 berjalan aman.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Forum Betawi Rempug, Banser, Front Pembela Islam, dan Forkabi. Mereka sudah bersedia untuk berpartisipasi dalam menjaga gereja,” kata Rudy kepada Wartawan, Kamis (25/12/2015)

Menurut Rudy, dirinya juga mengajak pemuda gereja berpartisipasi dalam pengamanan natal tersebut. Supaya, terbentuk toleransi antarumat beragama.

Rudy menerangkan, ada 185 gereja yang tersebar di wilayah Jakarta Barat. Sebanyak 25 gereja di antaranya, kata dia, berdekatan dengan masjid.

“Kami juga memberi pengamanan di masjid-masjid yang dekat gereja,” tutur Rudy.

Pantauan Metrotvnews.com, personel unit Jibom yang diturunkan berjumlah enam orang. Mereka mengecek bagian dalam dan luar gereja. Mereka berbekal alat deteksi bahan peledak untuk menyisir seluruh ruangan di gereja.

Menurut dia, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pengurus gereja terkait prosedur pengamanan. Supaya, jemaat tetap nyaman saat beribadah. Dalam penjagaan tersebut, polisi menurunkan 1.600 personel dari Polres Jakarta Barat mensterilisasi 185 gereja di Jakarta Barat. Deteksi dini ini guna mencegah teror menjelang Natal 2015.

Sterilisasi dilakukan untuk meyakinkan dan memastikan agar seluruh tempat ibadah aman, dan tidak ada benda membahayakan termasuk bom.

Sumber: Metrotv