Dijadikan Target Pembangunan Nasional, Bupati Pandeglang Bentuk Tim Pencegahan Konflik

1907
Suasana Rapat Pembentukan Tim
Suasana Rapat Pembentukan Tim Pencegahan Konflik Yang Di Pimpin Bupati Pandeglang, Irna Narulita. (Foto, BidikBanten)

PANDEGLANG, (BidikBanten) – Banyaknya pembangunan nasional di Kabupaten Pandeglang yang telah ditargetkan oleh pemerintah pusat, membuat Pemkab Pandeglang terus berusaha memastikan wilayahnya aman dari berbagai konflik. Untuk mencegah adanya konflik di kalangan masyarakat, yang nantinya akan menyebabkan mengganggu kondusifitas daerah, maka Pemkab Pandeglang membentuk tim pencegahan konflik sebagai upaya deteksi dini.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, jika peluang konflik di kalangan masyarakat begitu banyak, karena daerah pandeglang akan ada pembangunan besar-besaran, seperti pembangunan jalan tol, reaktifasi rel kereta, pembangunan bandara, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Ada saja yang ingin menganggu proses pembanguanan, padahal kita ingin buru-buru tapi saat pembebasanan lahan masih saja ada spekulan dari oknum-oknum ditambah lagi adanya double kepemilikan tanah dan lain sebagainya,” kata Irna usai melakukan rapat dengan tim pencegahan konflik di Pendopo. Senin, (05/12/2016).

Irna mengaku, jika pihaknya akan lebih fokus terhadap pemberantasan minuman keras (Miras) dan seks bebas di kalangan masyarakat. Hal ini menjadi perhatian khusus karena pandeglang sendiri dikenal sebagai kota santri seribu ulama. “Miras dan sek bebas menjadi perhatian khusus kami, makanya kita harus lebih mendalaminya agar titik permasalahan tersebut dapat ditanggulangi,” ujarnya.

Selain itu dalam tim pencegahan konflik sosial Pemkab Pandeglang pun melibatkan tim intelejen daerah, seperti pihak kepolisian, TNI, jajaran ASN dilingkungan Pemkab Pandegkang beserta tokoh masyarakat. “Makanya kita harus duduk bareng bersama dengan tim koordinasi intelejen daerah. Agar setiap permasalahan dapat ditanggulangi bersama,” tutur Irna.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pandeglang, Sukran mengatakan jika pembentukan tim tersebut akan selalu intens melakukan rapat agar konflik yang berkembang di masyarakat dapat diketahui sedini mungkin. “Pembentukan tim ini kan agar mencegah konflik sedini mungkin agar tidak membludak,” tukasnya. (Agus/BBC)