Belanda Benamkan Australia 3-2

605

Performa menawan Australia di babak pertama ternyata belum mampu mengungguli Belanda di laga Grup B Piala Dunia 2014 di Stadion Beira Rio, Porto Alegre, Kamis (19/6) dinihari WIB ini. Australia di luar dugaan mampu menyulitkan Belanda.

Awalnya, pertandingan berlangsung kurang menggigit begitu peluit dibunyikan. Australia yang mengusung formasi 4-2-3-1 lebih berani tampil menyerang dibanding Belanda yang tetap mengandalkan counter-attack sebagai andalannya.

Arjen Robben hampir saja mampu membuka keunggulan di menit ke-6, sayang kontrol Robben masih kurang sempurna dan langsung diamankan kiper Australia.

Setelah itu, Australia dapat dibilang mendominasi laga dengan beberapa kali mengancam Belanda lewat Tim Cahill dan Mark Bresciano. Namun, Belanda tetaplah Belanda.

Lewat akselerasi Robben di menit ke-20, tim Oranje akhirnya mampu membuka keunggulan. Gol yang cukup fantastis dari pemain Bayern Muenchen ini mengingat dirinya menggiring bola hampir dari setengah lapangan.

Namun sayang, keunggulan dan keceriaan Belanda tak bertahan lama. Aktornya ialah Tim Cahill. Tendangan voli Cahill tepat satu menit setelah gol Robben tak mampu dihalau Jasper Cillessen. Skor 1-1 untuk kedua tim.

Selepas gol, pertandingan berjalan lebih cepat. Namun, hingga turun minum tak ada gol yang bertambah.

Memasuki paruh kedua, pertandingan berlangsung lebih cepat. Australia berbalik unggul di menit 54 lewat  tendangan penalti Mile Jedinak setelah bek Belanda, Daryl Janmaat, terlihat menyentuh bola dengan tangannya.

Kembali tertinggal tak membuat mental skuat asuhan Louis Van Gaal runtuh. Robin Van Persie menorehkan namanya di papan skor setelah berhasil mencetak gol tiga menit berselang.

Van Persie yang lolos dari jebakan offside tanpa ampun melesakkan sepakan kerasnya ke gawang Australia. Skor 2-2 untuk kedua tim.

Sepuluh menit berselang gol lagi-lagi kembali terjadi untuk Belanda. Bukan Robben atau Van Persie yang menjadi aktornya melainkan Memphis Depay.

Depay masuk menggantikan Martins Indi di menit 68. Hanya butuh waktu empat menit untuk membuat dirinya membawa Belanda unggul 3-2. Tendangan jarak jauh Depay dari luar kotak penalti tak mampu dihalau oleh penjaga gawang Australia.

Skor 3-2 bertahan hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini memperbesar peluang Belanda lolos ke babak 16 besar.

Bahkan, jika Cile mampu mengalahkan Spanyol, maka Belanda dan Cile otomatis langsung memastikan diri melaju ke babak selanjutnya. (Rol)