Balita Fahri yang Lumpuh Akhirnya Dirujuk ke RSCM

630

rscm-bym71

Bocah balita malang, Fahri (3), penderita kanker otak dan epilepsi akhirnya rencana akan dirujuk pemerintah Kota Cilegon untuk menjalani perawatan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Fahri dipastikan akan mendapat perawatan medis, tanpa dikenakan biaya setelah sebelumnya Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tak berlaku, lantaran data bocah malang terhapus dari pertanggungan pemerintah Kota Cilegon.

Anak dari pasangan Neneng dan Elan warga Renjane, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, ini divonis menderita kanker otak komplikasi hingga mengalami kelumpuhan akhirnya akan menjalani perawatan di rumah sakit.

Setelah hampir delapan bulan terbaring tanpa perawatan, bocah malang tersebut akhirnya dipastikan akan dirujuk ke RSCM, Jakarta, setelah sebelumnya mendapat kunjungan Walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi.

Menurut Walikota Cilegon, tidak berlakunya Jamkesda yang dimiliki fahri karena orang tua Fahri tidak aktif melaporkan perubahan data kependudukannya, sehingga kesulitan mengakses fasilitas kesehatan yang seharusnya diperoleh Fahri.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan, Ariadna menyatakan, sebelum menjalani perawatan di RSCM, Fahri lebih dulu akan menjalani perawatan di RSUD Kota Cilegon, sesuai instruksi walikota. Hal itu dilakukan sambil menunggu kesiapan ruangan di RSCM untuk mendapat perawatan intensif.

“Pihak dinas kesehatan juga akan segera memproses BPJS Kesehatan Fahri agar dipertanggungkan ke daerah, hingga dapat menjalani perawatan dan dibebaskan dari biaya pengobatan,” kata Arriadna.

Reportase: A Fernando