48 Anak Menjadi Yatim Piatu di Pandeglang, Dinsos Berikan Kadeudeuh

115

images (19)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mencatat setidaknya ada 48 anak yang menjadi yatim dan piatu akibat pandemi Covid-19.

Orang tua mereka, baik ibu maupun ayahnya sudah meninggal dunia akibat terpapar virus Corona.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang Nuriah mengatakan, pihaknya kini masih terus melakukan pendataan para anak yang telah menjadi korban Pandemi Covid-19.

“Itu merupakan data sementara, saat ini kita masih melakukan pendataan,” kata Kadinsos saat dihubungi, Minggu (12/9/2021).

Kadinsos mengatakan, pihaknya sendiri tidak akan membiarkan para anak yang merupakan penerus generasi bangsa ini mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan meski, kini orang tuanya sudah tiada.

Kata, Pemkab sendiri sudah memberikan bantuan kepada para anak itu.

“Kita sudah salurkan bantuan berupa sembako dan kadeudeuh yang langsung diberikan oleh ibu Bupati kepada puluhan anak itu,” katanya.

Lebih jauhnya, pihaknya juga telah mengajukan puluhan anak itu agar masuk kedalam penerima bantuan yang berasal dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Bantuan itu dapat berupa bantuan.

“Ya tentunya kita tidak tinggal diam, dan sudah mengajukan puluhan anak itu untuk diberikan bantuan dari Pemerintah Pusat yang kini pengajuannya tengah di proses,” pungkasnya.