Quick Count Jokowi Menang di Saudi Ternyata HOAX

3575

Hari ini dapat kabar di social media tentang hasil ‘katanya’ quick count (QC) Pilpres di Arab Saudi dimana kubu Jokowi-JK mengklaim menang mutlak. Ini berita paling lucu dan absurd, kenapa? Karena tidak ada sumber data, hasil QC itu dari pihak mana? Siapa yang melakukan QC? Metodenya apa? Sama sekali tidak ada. Yang ada hanya klaim sepihak… pokoknya menang. titik.

Ini masih belum aneh. Yang aneh lagi, gosip tanpa didasari data ini langsung dipublis oleh media sekelas berita satu dan detikcom. Dan di berita satu maupun detik sama sekali tidak menyebut siapa yang melakukan QC, metode apa, samplingnya gimana? (baca: http://www.beritasatu.com/nasional/194717-hasil-hitung-cepat-di-arab-saudi-jokowijk-75-dan-prabowohatta-20.html)

Berita HOAX hasil QC Arab Saudi ini pun banyak yang membantah dan mempertanyakan. Diantaranya tulisan di Kompasiana yang ‘menelanjangi’ kengawuran (atau lebih pasnya, kepanikan) kubu Jokowi-JK yang selama ini dari hasil-hasil survei sudah disalip Prabowo-Hatta.

Dengan judul “Jokowi atau Prabowo Menang di Arab?” penulis kompasiana, Roko Patria Jati membeberkan hasil investigasinya:

Pada hari ini, Sabtu (5/7) atau sekira 3 jam yang lalu (Pkl 11.45), situs Berita Satu menurunkan berita bahwa Jokowi-JK telah memenangkan Hasil Hitung Cepat di Arab Saudi dengan 75%, sementara Prabowo mendapatkan 20%. Pemberitaan tersebut diberitakan di situs Berita Satu hari ini dengan judul: Hasil Hitung Cepat di Arab Saudi, Jokowi-JK 75% dan Prabowo-Hatta 20%.

Dalam pemberitaan itu, disebutkan bahwa pelaksanaan Pilpres 2014 Arab Saudi digelar di Jeddah pada Jumat (4/7) dan berdasarkan hasil penghitungan cepat, pasangan nomor urut 2, Jokowi-JK meraih sekitar 75 persen sementara pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta mendapatkan 20% suara. Atas dasar itulah, Berita Satu mengistilahkan kemenangan tersebut dengan istilah Kemenangan Mutlak.

Dari sini, muncul keganjilan PERTAMA, yaitu tidak ada penjelasan bahwa hasil penghitungan cepat itu bersifat sementara ataukah final, sementara total perolehan suara yang dilaporkan tidaklah bulat 100% melainkan baru mencapai 95%.

Kelanjutan berita tersebut menyebutkan bahwa sumber berita dimaksud adalah anggota Tim Sukses Jokowi-JK, Yuddy Chrisnandi yang mendapatkan berita itu dari Ir. Widjayanto MPP (Wakil Rektor Universitas Paramadina).

Penasaran dengan berita dari sumbernya langsung, beberapa saat yang lalu saya mencoba menghubungi Ir. Wijayanto Samirin melalui twitternya (@Wija_Samirin). Tak berselang lama, konfirmasi yang saya harapkan datang juga. Pak Wijayanto mengatakan bahwa dalam hal ini, dia juga bukan sumber dari berita tersebut, melainkan hanya mem-forward info dari teman. Ketika didesak lebih jauh, tidak ada keterangan tambahan mengenai siapa teman yang dimaksud.

Sumber:pkspiyungan