Anas Minta Hakim Tolak Dakwaan Jaksa

708

Anas Urbaningrum meminta Majelis Hakim yang diketuai Haswandi menolak seluruh isi surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Kiranya yang mulia Majelis Hakim dapat mempertimbangkan untuk menolak, karena dakwaan tidak jelas dan ada masalah otentisitas data,” kata Anas saat membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2014).

Anas mengaku, selama ini memang belum pernah ada surat dakwaan yang ditolak dan dibatalkan Majelis Hakim. “Bisa dikatakan bahwa tradisinya eksepsi terdakwa selalu ditolak Majelis Hakim. Tapi saya mengerti, Majelis tidak terikat dengan kebiasaan dan tradisi dalam menegakan keadilan, kebiasaan dan tradisi bisa dilampaui,” imbuh dia.

Meski begitu, Anas tak mau melampaui kewenangan Majelis. Dia bilang, jika Majelis Hakim tidak sependapat, kiranya eksespsi itu bisa menjadi bahan awal pembanding surat dakwaan.

“Eksepsi ini adalah mukaddimah dari ikhtiar untuk mencari dan menemukan keadilan. Saya sangat berharap perlindungan hukum dan keadilan dari Yang Mulia,” tegas dia.

Majelis Hakim pun memutuskan untuk menunda sidang sampai Kamis (13/6/2014) dengan agenda mendengar tanggapan atas eksepsi terdakwa.

(Lal)