Sering Terjadi Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan, Warga Pandeglang Geram

1020

whatsapp-image-2016-12-19-at-06-23-44Pandeglang, (bidik Banten) – Seringnya terjadi pemadaman aliran listrik dibeberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN), membuat masyarkat geram karena pemadaman itu membuat aktivitas terganggu.

Salah seorang wartawan dari salah satu media cetak, Dendi Sudrajat mengaku, ia sangat kesal sering terjadinya mati lampu di wilayah Kabayan, Kelurahan Pandeglang Kecamatan Pandeglang tepatnya di Kantor Persatuan Wartawan Indonsesia (PWI) Pandeglang, karena hal itu telah mengganggu aktivitasnya yang sedang dikejar-kejar pekerjaan.

“Disini sangat sering sekali terjadi mati lampu, padahal tadi itu pas sekitar jam 14.00 Wib tidak ada hujan atau petir malah mati lampu sampai 2 jam lebih. Jelas membuat saya kesal, karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan ditambah sangat mengganggu aktivitas kami sebagai warga,” kata Dendi, Senin (19/12).

Menurutnya, jika PLN berencana melakukan pemadaman harus melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada warga, supaya warga bisa mempersiapkan jauh-jauh hari agar tidak merugikan. Karena dengan seringnya mati lampu hal itu akan membuat barang-barang elektronik seperti televisi dan komputer atau Note Book cepat mengalami kerusakan.

“Supaya kami juga tidak dirugikan, PLN itu harus memberikan pemberitahuan kalau mau ada pemadaman, jangan seperti saat ini tiba-tiba saja mematikannya,” sindirnya.

Senada dikatakan Asep, warga Kampung Mekarsari, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang, Asep mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan pihak PLN, karena di wilayahnya itu sangat sering sekali mati lampu dan matinya juga hampir setiap malam.

“Bagaimana kami tidak kesal dengan pelayanan PLN, kalau setiap hari kami selalu merasakan gelap-gelapan karena terus-terusan mati lampu. Untuk itu kami minta kepada pihak PLN agar segera memperbaiki pelayanan listrik yang jalur ke Kampung kami ini, karena hampir setiap malam mati,” katanya.

Terpisah,  Supervisor Tekhnisi PLN Pandeglang, Sahrozi membantah aliran listrik dimatikan secara sengaja oleh pihaknya. Katanya, penyebab pemadaman secara mendadak itu diakibatkan cuaca buruk dan angin kencang yang menyebabkan banyak pohon tumbang. Menurut dia, jika adanya rencana pemadaman pihaknya kerap melayangkan surat pemberitahuan kepada masyarakat.

“Kemarin-kemarin angin kenceng, banyak banget pohon tumbang, gak dimana mana bukan di Pandeglang saja,  di Lebak dan Labuan juga. Dari kemarin bahkan petugas gak sempat istirahat gara-gara banyak pohon tumbang,” kilahnya.

Saat dikonfirmasi keluhan dari warga Kecamatan Cibaliung dan sekitarnya yang kerap mati lampu baik cuaca sedang baik maupun buruk. Ia membantah lagi, karena untuk wilayah Cibaliung bukan kewenangan PLN Pandeglang melainkan unit Labuan. “Kalau Cibaliung itu unitnya Labuan pak, bukan tanggungjawab kami,” katanya. (Agus/BBC)⁠⁠⁠⁠