Kesadaran Masyarakat Di Pandeglang Membuang Sampah Masih Rendah

662
Petugas Dari Dinas Lingkungan Hidup Dan Cipta Karya Kabupaten Pandeglang Saat Melakukan Pembersihan. (Foto, BidikBanten)
Petugas Dari Dinas Lingkungan Hidup Dan Cipta Karya Kabupaten Pandeglang Saat Melakukan Pembersihan Di Sejumlah Titik Wilayah Kabupaten Pandeglang. (Foto, BidikBanten)

PANDEGLANG, (BidikBanten) – Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Cipta Karya Kabupaten Pandeglang, terus melakukan pembersihan, mulai dari taman kota seperti di alun-alun hingga tempat yang menjadi sasaran masyarakat untuk membuang sampah sembarangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Cipta Karya Pandeglang, Indah Dinarsiani mengatakan, jika petugas terus meningkatkan kinerja dalam kebersihan lingkungan seperti tempat yang menjadi sasaran masyarakat, yang membuang sampah sembarangan. “Kesadaran masyarakat masih terbilang rendah, meski sudah jelas dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pandeglang, Nomor 4 tahun 2008 Tentang Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban Lingkungan (K3),” katanya, Senin (23/01/2017).

Indah mengaku saat ini masih banyak tempat yang menjadi sasaran pembuangan sampah yang dilakukan masyarakat, salah satunya yang ada di Cadasari, agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, petugas menutup dengan pagar kawat. “Sampah terlihat bertumpuk di bantaran sungai,itu bukan pembuangan sampah sehingga petugas kami menutupnya dengan pagar,” ujarnya.

Dijelaskan Indah, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, pihaknya juga akan mensosialisasikan, Perda K3 yang jelas didalamnya ada sanksi denda bagi mereka yang membuang sampah sembarangan. “Dalam Perda K3 pada Bab 7 dijelaskan setiap orang atau badan yang melakukan pelanggaran, diancam pidana kurungan paling lama tiga bulan, dan denda paling banyak Rp25 Juta,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Cipta Karya, Tb Entus Maksudi menyatakan, pihaknya memang akan terus meningkatkan kebersihan pada taman kota, seperti taman di Alun-alun Pandeglang. Diharapkan masyarakat juga bisa menjaga keindahan taman. “Lingkungan bersih milik kita bersama, mari kita jaga selain kebersihannya, juga menjaga dari hal yang bisa merusak, agar keindahan taman tetap bisa kita rasakan saat kita berada di alun-alun,” tukasnya. (Agus/BBC)