Demi Pemasangan Trotoar, Pohon Disepanjang Jalur Cibeber Ditebang

953
Kondisi Pohon Yang Ditebang, Terbengkalai Dipinggir Pembuatan Trotoar Di Jalur Protokol, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. (Foto, BidikBanten)
Kondisi Pohon Yang Ditebang, Terbengkalai Dipinggir Pembuatan Trotoar Di Jalur Protokol, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. (Foto, BidikBanten)

CILEGON, (Bidik Banten) – Pekerjaan trotoar yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Kota Cilegon, diduga berdampak buruk terhadap kondisi lingkungan disepanjang jalur protokol tersebut. Bagaimana tidak, pepohonan yang berumur puluhan tahun, harus ditebangi demi pemasangan trotoar, hal tersebut (penebangan pohon, red), tidak sejalan dengan apa yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tentang penghijauan.

Dikatakan Supri salah seorang warga Kecamatan Cibeber, bahwa pepohonan yang ada sebelumnya, sangat berpengaruh terhadap polusi dan teriknya matahari. Dikala dirinya, menunggu angkutan umum, pepohonan yang ada di depan Perantoran Green Mega Block, Cibeber, sangat melindungi dari udara panas.

“Sekarang udah ngga ada (pepohonan, red) lagi tuh mas, dibabat sama yang pasang trotoar.  Padahal, kalau pepohonan disepanjang jalur protokol itu masih ada, kan lebih sejuk, lebih adem,” kata Supri saat ditemui di sekitar Komplek Perkantoran Green Mega Block, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa (22/11/2016).

Hal senada disampaikan, Rani salah seorang siswa sekolah negeri di Kota Serang menyatakan, pembangunan trotoar di sepanjang jalur protokol tersebut, tidak perlu menebang pohon yang ada, pemerintah bisa melakukan pemasangan trotoar tanpa harus menebang pohon yang sudah ada.

“Mereka (pemerintah, red) kan orang pintar semua, jadi kalau menurut saya, pemasangan trotoar ngga perlu sampai menebang pohon, pasalnya pepohonan yang ada kan bisa bantu menyerap udara kotor dan polusi dari kendaraan. Saya berharap, pemerintah bisa lebih memikirkan kondisi polusi udara, tanpa harus menebang pohon yang ada di jalur protokol,” tutur Rani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Cilegon, Ujang Iing menyatakan, pepohonan yang ditebang untuk pemasangan trotoar, akan diganti dengan pohon bunga, dan pepohonan yang lebih rimbun.

“Itu (pohon yang ditebang, red) akan kami ganti dengan bunga, dan pohon yang lebih rimbun,” pungkasnya. (Mg01)